Disebut Mau Kabur ke Australia, Aakar Bos Jouska Buka Suara

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
17 November 2020 08:11
Jouska (CNBC Indonesia/Shalini)

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO PT Jouska Finansial Indonesia (Jouska), Aakar Abyasa Fidzuno akhirnya buka suara setelah ramai kembali diberitakan, menyusul pengaduan nasabah ke Polda Metro Jaya. Aakar membantah mengenai kabar yang menyebutkan dirinya akan kabur ke Australia.

Menurut pengakuannya, ia tidak pernah mengajukan visa ke Negeri Kanguru tersebut.

"Border Aussie ditutup total semenjak Covid. Sila di cek di kedutaan Aussie, apakah ada aplikasi visa atas nama saya. Saya tidak pernah mengajukan sama sekali," kata Aakar, dalam pesan singkatnya kepada CNBC Indonesia, Senin (16/11/2020).


Alih-alih kabur ke luar negeri, kata Aakar, sejauh ini dia mengaku selalu kooperatif jika diperiksa oleh pihak Kepolisian. Dia juga mengaku mengikuti proses hukum yang saat ini sedang dijalaninya.

"So far sejauh ini saya belum pernah mangkir 1 x pun selama diperiksa kepolisian. Saya koperatif 100%. Boleh dicek ke pihak kepolisian," ujarnya.

Sebelumnya, rencana Aakar kabur ke luar negeri sudah terendus oleh penasihat hukum klien Jouska, Rinto Wardana.

Rinto mengakui sudah mendengar informasi mengenai rencana Aakar Abyasa Fidzuno yang berencana melarikan diri ke Australia untuk menghindari kewajiban ganti rugi kepada klien Jouska.

Menurut Rinto, dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polda Metro Jaya sampai dengan 12 November 2020, ada sebanyak 35 korban investasi Jouska dengan nilai kerugian mencapai Rp 13,81 miliar. Jumlah ini kemudian bertambah setelah bertambahnya jumlah korban nasabah menjadi 40 orang dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 15 miliar.

"Saya sudah mendengar berita itu dan ternyata kekhawatiran itu sebelumnya telah disampaikan oleh klien saya bahwa kemungkinan besar ada potensi saudara Aakar akan melarikan diri," kata Rinto kepada awak media, Kamis (12/11/2020).

Untuk itu, dalam laporan di Polda, dia membuat surat khusus yang ditujukan kepada penyidik agar Aakar segera ditahan.

"Saya sudah membawakan surat yaitu surat permohonan penyidik agar Aakar segera ditahan, supaya penyidik segera mengamankan bukti-bukti yang terkait tindak pidana yang kami laporkan," ungkapnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading