Dapat Sewa Telkomsel, Laba TBIG Q3 Naik 22% jadi Rp 747 M

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
26 October 2020 14:50
Transaksi Jumbo Pada Saham TBIG (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten infrastruktur menara Grup Saratoga, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 747,47 miliar pada 9 bulan tahun ini atau per September, naik 22,14% dari periode yang sama tahun lalu Rp 611,96 miliar.

Kenaikan laba bersih ini seiring dengan pendapatan perusahaan yang juga naik menjadi Rp 3,94 triliun, naik 13,54% dari periode yang sama tahun lalu Rp 3,47 triliun.

Beban pokok pendapatan juga naik menjadi Rp 738,76 miliar dari September 2019 yakni Rp 653,81 miliar.


Berdasarkan laporan keuangan publikasi, pendapatan terbesar berasal dari Telkomsel (PT Telekomunikasi Selular), anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) atau Telkom.

Pendapatan dari Telkom mencapai 39,27% menjadi Rp 1,55 triliun, naik dari sebelumnya Rp 1,51 triliun, kendati secara persentase berkurang dari sebelumnya mencapai 43,55% dari total pendapatan.

Kedua, pendapatan disumbang oleh PT Indosat Tbk (ISAT) sebesar Rp 845,75 miliar, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) senilai Rp 667,81 miliar.

Berikutnya sumbangan pendapatan dari PT Hutchison 3 Indonesia Rp 576,25 miliar dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) senilai Rp 273,44 miliar.

Pemegang saham terbesar TBIG adalah PT Wahana Anugerah Sejahtera 35,61%, PT Provident Capital Indonesia 26,73%, sementara sisanya publik 36,32%. Sisa saham lain dipegang investor perorangan termasuk Winato Kartono dan Edwin Soeryadjaya, petinggi dari Grup Saratoga.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading