Harga Batu Bara Jeblok, Ekspor RI Ikutan Rontok

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
18 October 2020 09:02
Tambang Kaltim Prima Coal Ilustrasi Batu Bara (CNBC Indonesia/Wahyu Daniel)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara anjlok sepanjang pekan ini. China menjadi penyebab penurunan harga si batu hitam.

Minggu ini, harga batu bara acuan di pasar ICE Newcastle untuk kontrak yang berakhir 27 November 2020 ambles 1,54%. Meski harga sempat naik tiga hari beruntun, tetapi tidak bisa menutup koreksi secara mingguan.


Penurunan permintaan dari China membuat harga komoditas ini terkoreksi. Sejak Juli hingga September, impor batu bara China terus menurun dan sepertinya akan berlanjut hingga Oktober.

China adalah negara importir batu bara terbesar ketiga di dunia. Tahun lalu, nilai impor batu bara China mencapai US$ 18,9 milar. Hanya kalah dari Jepang (US$ 23,3 miliar) dan India (US$ 23 miliar).

Negeri Tirai Bambu memang sedang menggalakkan produksi batu bara dalam negeri. Per Agustus 2020, produksi batu bara Shehua Energy tercatat 23,9 juta ton, naik 2,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara produksi China Coal Energy naik 9,3% menjadi 9,8 juta ton.

Penurunan harga batu bara berdampak negatif terhadap kinerja ekspor Indonesia. Maklum, batu bara (dan minyak sawit mentah/CPO) adalah komoditas ekspor andalan.

Pada September 2020, nilai ekspor produk pertambangan tercatat US$ 1,33 miliar, anjlok 35,97% secara tahunan. Sepanjang Januari-September 2020, nilainya adalah US$ 14,07% atau jatuh 23,96%.

Akibat kinerja buruk ekspor pertambangan, ekspor Indonesia secara keseluruhan masih saja mengalami pertumbuhan negatif (kontraksi). Pada September, ekspor Indonesia terkontraksi 0,51% dan secara kumulatif Januari-September negatif 5,81%.

"Share pertambangan dalam ekspor Indonesia terus menurun. Ini karena harga batu bara mengalami penurunan yang cukup tajam," kata Suhariyanto, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), belum lama ini.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading