Bermodal Single Dynamite, Saham Agensi BTS juga Siap Meledak

Market - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
28 September 2020 11:33
South Korean President Moon Jae-in, third from left, receives a gift from members of South Korean K-Pop group BTS during a ceremony marking the National Youth Day at the presidential Blue House in Seoul, South Korea, Saturday, Sept. 19, 2020. (Lee Jin-wook/Yonhap via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Boy grup asal Korea Selatan BTS tak hanya mencuri perhatian melalui musik saja. Setelah sukses dengan single Dynamite yang bertengger di nomor satu Billboard Hot 100 di AS, agensi yang menaunginya Big Hit Entertainment, juga akan kecipratan untung besar dari pencatatan saham perdana perusahaan agensi yang memegang BTS.

Penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) yang bisa memberikan nilai pasar Big Hit Entetainment sekitar US $ 4 miliar atau sekitar Rp 59,52 triliun. Ini merupakan nilai IPO terbesar dalam beberapa tahun ini di Bursa Koresa Selatan & hanya membutuhkan waktu beberapa jam bagi penjamin emisi untuk menjual saham yang dilepas ke publik.

"Waktunya masuk akal bagi Big Hit untuk go public. Penjualan album telah meningkat dengan tidak adanya konser, dan BTS berada di pusat popularitas yang sedang berlangsung," kata Sung Jun-won, seorang analis di Shinhan Investment Corp.


Penawaran tersebut akan membuat harga kekayaan pendiri Big Hit, Bang Si-hyuk betambah US $ 1,4 miliar, jika harga saham ditetapkan pada level tertinggi sewaktu dijual di pasar perdana, menurut Bloomberg Billionaires Index.

Sementara itu, tujuh anggota BTS akan mendapatkan tambahan kekayaan sekitar US $ 8 juta, setelah Bang memberi mereka masing-masing 68.385 saham pada bulan Agustus.

Bang sendiri memiliki 43% saham Big Hit, sementara perusahaan game Netmarble memegang 25% setelah menginvestasikan US $ 172 juta dua tahun lalu. Pendiri Netmarble, Bang Jun-hyuk, kerabat Big Hit's Bang, sudah menjadi salah satu orang terkaya di Korea Selatan.

Bang yang juga dikenal sebagai Hitman, mendirikan Big Hit pada tahun 2005 setelah sukses berkarir sebagai produser musik di JYP Entertainment Corp. Awalnya, bisnisnya begitu sepi sehingga artis mampir ke kantor hanya untuk bermain pertandingan tenis di perusahaan Nintendo Wii, kata Bang dalam wawancara Bloomberg 2017 lalu.

Setelah hampir bangkrut, terobosan pertama Big Hit datang pada tahun 2009, ketika Without a Heart milik 8Eight menjadi hits di pasar lokal.

BTS secara resmi memulai debutnya pada tahun 2013 dengan album single '2 Cool 4 Skool' dan mendapatkan perhatian global ketika meraih penghargaan Top Social Artist di Billboard Music Awards 2017.

Tidak hanya menjadi No. 1 di tangga lagu Billboard Hot 100, single berbahasa Inggris penuh pertama itu juga membuat BTS menjadi artis Asia pertama yang menduduki peringkat teratas AS.

Kebangkitan band sering dikaitkan dengan penggunaan media sosial yang efektif dan banyaknya penggemar yang obsesif pada grup itu atau dikenal sebagai Army. BTS menghasilkan lebih dari 97 persen penjualan Big Hit tahun lalu dan hampir 88 persen pada paruh pertama tahun 2020, pengajuan IPO.

"Saya mendapat pertanyaan tentang bagaimana BTS menjadi begitu sukses, dan saya juga penasaran. Saya tidak membayangkan masa depan seperti sekarang ketika saya pertama kali merencanakan BTS. Tujuannya kemudian bukan tidak menjadikan mereka sebagai artis papan atas," kata Bang dalam acara TV lokal pada tahun 2018.

Pandemi virus corona telah memukul industri musik yang lebih luas, dengan konser dan pertunjukan langsung dibatalkan atau ditunda karena pembatasan jarak fisik diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus.

Tapi BTS menghasilkan lagu-lagu dan pertunjukan di puncak tangga lagu seperti MTV Video Music Awards. Band ini berhasil mengumpulkan puluhan juta dolar dengan mengadakan konser streaming langsung yang menarik 756.000 penonton di seluruh dunia ke platform komunikasi penggemar mereka sendiri.

Big Hit juga menyiapkan model bisnis berbasis konten, dengan grup yang menampilkan game Netmarble dan Samsung merilis edisi BTS untuk seri smartphone Galaxy S20-nya.

Pendapatan Big Hit turun hanya 8 persen dalam enam bulan hingga Juni menjadi 294 miliar won (US $ 251 juta), dengan konser menyumbang kurang dari 1 persen penjualan, dibandingkan dengan yang ketiga tahun lalu, menurut pengajuan IPO.

Ketergantungan yang besar pada BTS juga bisa menjadi kelemahan, terutama karena anggotanya masih harus menjalani wajib militer negara. Dimana semua warga negara Korea Selatan berusia antara 18 dan 28 harus melakukannya selama sekitar dua tahun.

Untuk saat ini, Big Hit sedang berusaha untuk memperluas portofolionya dengan membuat kesepakatan dengan agensi lain dan mengembangkan bakat baru. Mereka akan mengakuisisi perusahaan manajemen grup K-pop Pledis Entertainment awal tahun ini dan bertujuan untuk meluncurkan grup baru melalui usaha patungan dengan CJ ENM Co.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading