IPO Big Hit Bikin Personel BTS Dapat 'Durian Runtuh'

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
27 September 2020 20:19
South Korean President Moon Jae-in, third from left, receives a gift from members of South Korean K-Pop group BTS during a ceremony marking the National Youth Day at the presidential Blue House in Seoul, South Korea, Saturday, Sept. 19, 2020. (Lee Jin-wook/Yonhap via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Boy band Korea Selatan, BTS, bagai mendapat durian runtuh dari rencana penawaran umum perdana (IPO) yang akan dilakukan agensinya, Big Hit Entertainment Co.

Ketujuh anggota band, yang semuanya berusia 20-an itu, diperkirakan akan mendapatkan sekitar US$ 8 juta. Itu karena pendiri Big Hit Bang Si-hyuk telah memberi mereka masing-masing 68.385 saham pada bulan Agustus lalu.

Sementara itu, Bang Si-hyuk sendiri diperkirakan akan mengantongi US$ 1,4 miliar jika harga saham bisa dijual tertinggi dari yang ditentukan, seperti dikutip dari Bloomberg.


Sebagaimana diketahui, Big Hit Entertainment Co telah mengumumkan rencana untuk mendaftarkan saham di Bursa Korea. Langkah ini diperkirakan akan memberi perusahaan kapitalisasi pasar sekitar US$ 4 miliar atau sekitar hampir Rp 60 triliun.

Bang yang berusia 48 tahun memiliki 43% dari agensi musik yang berbasis di Seoul itu, sementara perusahaan game Netmarble Corp. memegang 25% setelah menginvestasikan US$ 172 juta dua tahun lalu. Pendiri Netmarble, Bang Jun-hyuk, kerabat Bang Si-hyuk, adalah salah satu orang terkaya di Korea Selatan.

Kesuksesan penjualan saham itu sendiri tidak lepas dari antusiasme pembeli saham yang sangat tinggi, di mana penjamin emisi dikabarkan hanya memerlukan beberapa jam saja untuk dapat menemukan pembeli bagi saham yang ditawarkan. Hal ini bahkan terjadi setelah industri hiburan Korea, termasuk Big Hit dan BTS, terganggu oleh pandemi virus corona (Covid-19).

Pandemi asal Wuhan, China itu juga telah membuat BTS terpaksa membatalkan tur dunianya. Bahkan, saat ini para member BTS harus segera menjalani wajib militer, yang artinya harus vakum sementara dari dunia hiburan.

Namun demikian, semua itu tampaknya tidak begitu memengaruhi kesuksesan IPO Big Hit nantinya.

"Waktunya masuk akal bagi Big Hit untuk go public," kata Sung Jun-won, seorang analis di Shinhan Investment Corp. "Penjualan album telah meningkat dengan tidak adanya konser, dan BTS berada di pusat popularitas yang sedang berlangsung."

BTS merupakan boyband dengan segudang prestasi meski baru tujuh tahun berdiri. Boy band yang dibentuk pada Juni 2013 itu pernah masuk daftar bergengsi TIME 100: The Most Influential People of 2019. Mereka juga telah mendapat banyak penghargaan top, seperti Billboard Music Awards dan American Music Awards.

Baru-baru ini mereka juga masuk daftar 100 selebritas dengan bayaran tertinggi di dunia versi Forbes dan menduduki peringkat ke-47, dengan nominal bayaran mencapai US$ 50 juta atau setara sekitar Rp 700 miliar.

Band yang terdiri dari RM, Jin, SUGA, j-hope, Jimin, V dan Jungkook tersebut baru-baru ini merilis single berjudul Dynamite. Single berbahasa Inggris itu berhasil masuk dalam Billboard Hot 100 dan sukses menduduki peringkat teratas.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading