RI Terancam Resesi & Q3 Minus, Airlangga: You Are Not Alone

Market - Muhammad Choirul, CNBC Indonesia
13 September 2020 11:54
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin kampanye pakai masker di komplek Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Minggu (30/8/20). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan proyeksi terbaru mengenai pertumbuhan ekonomi di kuartal 3 2020 hingga akhir tahun. Hampir dipastikan kuartal 3 ekonomi Indonesia tumbuh minus.

"Bahwa proyeksinya sampai akhir tahun pemerintah sudah membuat proyeksi yaitu mulai dari minus 1% sampai 0,25%. Kemudian kalau di kuartal ketiga ini diperkirakan dari minus 3% sampai minus 1%," kata Airlangga dalam sebuah diskusi yang disiarkan akun YouTube, Minggu (13/9/20).


Dengan proyeksi tersebut, maka Indonesia akan resmi mengalami resesi. Kendati demikian, Airlangga menegaskan bahwa resesi atau tidak resesi bukanlah jadi poin penting.

"Masalah resesi tidak resesi itu, bahasanya you are not alone. 215 negara mengalami resesi," bebernya.




Dia lebih menggarisbawahi pentingnya melihat titik terendah dari pertumbuhan ekonomi. Dalam hal ini, Indonesia sudah melewati titik itu di kuartal II 2020 lalu dengan angka minus 5%.

"Yang kita lihat apakah negara itu sudah menemukan bottom nya. Kalau kita lihat negara lain 2 kuartal negatif, dari negatif yang lebih rendah, ke negatif yang lebih tinggi. Misalnya India dia turun sampai minus 20, atau Singapura dua kuartal dia turun gak minus 12," tandasnya.

Dia menegaskan bahwa untuk melihat ekonomi itu yang penting juga kita lihat tren. Dikatakan, di kuartal 2 itu Indonesia sudah nearbottom berdasarkan tren yang ada dari berbagai indeks.

"Recovery di capital market maupun penguatan rupiah dari 1 April sampai hari Kamis kemarin, itu semuanya trennya positif. Artinya manufaktur sudah naik 30% di capital market, ini kan proxy economy, seperti kita mengukur suhu tubuh. Jadi kita lihat orang sehat ya dia nggak panas. Kalau ini proyeksinya dengan capital market beberapa indeks sudah naik semua," tandasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading