Duh! Usai ARB Tiga Kali, Saham LUCK Jadi Top Loser Pekan Ini

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
08 August 2020 17:10
Ilutrasi Bursa. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Deretan saham yang menghuni kelompok top losers pekan ini mencatatkan kinerja yang buruk, harga sahamnya ada yang ambles hingga 28%.

Salah satu saham yang berkinerja terburuk tersebut adalah saham PT Sentral Mitra Informatik Tbk (LUCK). 

Seperti yang diketahui bersama, emiten ini tengah menjadi sorotan para pelaku pasar lantaran ada sangkut pautnya dengan kasus investasi bodong yang melibatkan penasihat keuangan PT Jouska Finansial Indonesia atau Jouska


Diketahui LUCK bergerak dalam bidang bisnis solusi percetakan dan dokumen serta penjualan produk teknologi informasi. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada November 2008. LUCK tercatat di BEI pada 28 November 2018.

Harga saham LUCK bahkan sampai mencatatkan auto reject bawah (ARB) sampai tiga kali dalam pekan ini. Penurunan ini terjadi setelah ada laporan kerugian yang fantastis terhadap dana nasabah yang menjadi klien perusahaan penasihat keuangan PT Jouska Financial Indonesia atau Jouska.

Sepanjang tahun 2020 sendiri kinerja saham LUCK masih sempat menguat hingga 120% pada minggu pertama Februari lalu. Kemudian setelah pandemi Covid-19 merebak dan harga saham anjlok signifikan, kini LUCK kehilangan hampir separo dari nilai kapitalisasi pasarnya di awal tahun.

Selain saham LUCK yang ambles 28% pekan ini ada empat saham lain yang juga harganya terkoreksi lebih dari 20%. Pertama adalah saham PT Sitara Propertindo Tbk (TARA) bergerak dalam bidang pengembangan properti baik langsung atau melalui anak perusahaan. Dalam sepekan TARA terkoreksi 27,6%.

Kemudian ada saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). Emiten ini merupakan anak usaha dari Mayapada Group yang bergerak di bidang layanan kesehatan. Saham ini ambles 24,7% minggu ini. 

Ketiga ada saham PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (PGJO) yang nilai kapitalisasi pasarnya anjlok 24,2% sepekan. Perusahaan ini bergerak di bidang informasi dan komunikasi. Pada saat ini, kegiatan utama perusahaan adalah sebagai penyedia jasa digital travel marketplace. 

Terakhir ada saham PT Arita Prima Indonesia Tbk (APII) bergerak dalam bidang ekspor dan impor barang logam yang meliputi valve, fittings dan produk sejenis lainnya yang ambles 23,2%. 

Berikut adalah lima saham penghuni kelompok top losers sepekan :


[Gambas:Video CNBC]

(twg/twg)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading