Ini Sosok Wahyu Suparyono, Bos Baru ASABRI Pilihan Erick

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
06 August 2020 15:00
Wahyu Suparyono, Dirut Asabri/dok.Asabri

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk R Wahyu Suparyono menjadi Direktur Utama PT ASABRI (Persero). Wahyu menggantikan Sonny Widjaja yang sudah menempati posisi itu sejak 29 Maret 2016.

Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-264/MBU/08/2020 tertanggal 4 Agustus 2020.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Bapak Sonny Widjaja yang telah diberikan kepada PT ASABRI (Persero) dan menyambut baik Bapak R Wahyu Suparyono dengan harapan dapat membawa kemajuan bagi PT ASABRI (Persero)," ujar Corporate Secretary PT ASABRI (Persero) Mairizal Chaidir dalam rilis yang diterima CNBC Indonesia, Rabu (5/8/2020).


Ketika dikonfirmasi CNBC Indonesia perihal penunjukkannya, Wahyu memohon dukungan dan masukan demi kebaikan ASABRI ke depan.

"Mohon dukungan dan masukan-masukannya untuk kebaikan. Terima kasih," katanya via aplikasi perpesanan WhatsApp, kemarin malam.

Lantas, siapa Wahyu Suparyono?

Situs resmi ASABRI mencatat, Wahyu Suparyono lahir di Magelang, Jawa Tengah, 17 Oktober 1959, merupakan lulusan lulusan sarjana (s1) dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara 1990.

Dia juga lulusan Pascasarjana (S2) jurusan Manajemen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI (1997) dan Doktor (S3) di Universitas Brawijaya (2014).

Sebelumnya dia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero, Direktur Perum Bulog, Direktur PT Pelindo III (Persero), hingga akhirnya menjabat sebagai Direktur Utama ASABRI.

Di Bulog, Ia menjabat sebagai Direktur Pelayanan Publik. Sebelumnya, terhitung sejak Juni 2014, Wahyu menjadi Dirut PPI. Setelah itu, kariernya berlanjut ke PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) juga sebagai dirut.

Perubahan posisi dirut di ASABRI tak lepas dari komunikasi intens antara Kementerian BUMN dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Mahendra Sinulingga menuturkan pergantian dirut ASABRI wajar dilakukan. Sebab, diperlukan penyegaran di pucuk pimpinan perusahaan pelat merah ini.



Selain itu, Arya bilang ada masukan dari kementerian teknis, yaitu Kementerian Pertahanan (Kemenhan), yang juga diperhatikan.

"Jadi masukan-masukan semua kita perhatikan. Memang sudah perlu penyegaran di sana itu," ujar Arya dalam pernyataan kepada media, Rabu (5/8/2020).

Juru Bicara Menteri Pertahanan RI Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan pernyataan perihal pergantian dirut ASABRI. Menurut dia, perbaikan manajerial dan tata kelola sangat dibutuhkan di ASABRI.

"Sebagai kementerian yang secara teknis terkait dengan ASABRI, karena ASABRI mengelola dana prajurit dan ASN TNI, Menteri BUMN (Erick Thohir) tentu banyak berkonsultasi dengan Menhan Prabowo Subianto dan beliau (Prabowo) bersepakat dengan Menteri BUMN diperlukan adanya penyegaran di ASABRI agar tata kelolanya lebih baik di masa yang akan datang," ujar Dahnil, Kamis (6/8/2020).

"Harapan menhan tentu agar manajemen ASABRI lebih prudent (hati-hati) dalam mengelola dana prajurit dan ASN TNI dan bisa memberikan manfaat lebih banyak untuk kepentingan kesejahteraan para prajurit dan ASN TNI khususnya serta dapat mendukung penguatan profesionalitas prajurit TNI yang paralel dengan kesejahteraannya," lanjutnya.

Sebelum pergantian dirut, Erick telah menunjuk politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fary Djemy Francis sebagai Komisaris Utama di ASABRI. Penetapan komisaris ini dilakukan dalam RUPS pada Rabu (29/7/2020).



Pergantian komisaris ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-254/MBU/07/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Komisaris Utama ASABRI.


"Keputusan Menteri BUMN menetapkan dengan mengangkat Fary Djemy Francis sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Perusahaan dan memberhentikan dengan hormat Komisaris Utama sebelumnya Didit Herdiawan," tulis siaran pers perusahaan, Kamis (30/7/2020).


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading