Skandal Jiwasraya

Kok Ada Bos Pan Brothers Jadi Saksi Sidang Bentjok Cs?

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
27 July 2020 12:27
Sidang Tindak Pidana Korupsi terkait kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero), 27 Juli 2020/Syahrizal Sidik Foto: Sidang Tindak Pidana Korupsi terkait kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero), 27 Juli 2020/Syahrizal Sidik

Jakarta, CNBC Indonesia - Sidang Tindak Pidana Korupsi terkait kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) kembali dihelat pada Senin ini (27/7/2020). Pengadilan Negeri menghadirkan beberapa saksi dari berbagai kalangan untuk memberikan keterangan.

Dari enam orang saksi yang dipanggil, lima di antaranya menghadiri persidangan. Kelimanya antara lain, Aviasa Dwipayana, pendiri PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), Lisa Anastasia, Staf PT Bumi Nusa Jaya Abadi, Devi Henita, dan Direktur Independen PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY).

Selain itu ada Anne Patricia Sutanto, Vice President PT Pan Brothers Tbk (PBRX). Benny Tjokrosapuyto atau Bentjok yang merupakan salah satu terdakwa kasus Jiwasraya merupakan sepupu dari Anne Patricia.


Vice Chief Executive Officer PT Pan Brothers Tbk, Anne Patricia Sutanto (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)Foto: Vice Chief Executive Officer PT Pan Brothers Tbk, Anne Patricia Sutanto (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Vice Chief Executive Officer PT Pan Brothers Tbk, Anne Patricia Sutanto (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Selanjutnya ada Erickson P. Manihuruk, merupakan ASN (aparat sipil negara) yang menjabat sebagai Kasubdit Sistem Administrasi Kependudukan.

"Sidang tindak pidana korupsi atas terdakwa Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, dan Joko Hartono Tirto dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum," kata Ketua Majelis Hakim, Rosmina di Gedung Hatta Ali, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Sementara itu, tiga terdakwa menghadiri persidangan antara lain Bentjok, Direktur Utama Hanson International Tbk (MYRX), Heru Hidayat, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) dan Joko Hartono Tirto, Direktur PT Maxima Integra.

Ketiga terdakwa tersebut sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka bersama ketiga terdakwa lainnya, yaitu Hary Prasetyo, Direktur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018, dan Hendrisman Rahim yang juga Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 dan Syahmirwan, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya.

Pada Jumat (26/6/2020), Kejagung juga sudah menetapkan 13 perusahaan manajer investasi sebagai tersangka dan 1 pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Saksi Baru Sidang Bentjok Cs: Trimegah hingga Bos Tekstil


(tas/tas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading