Bos DBS: Kondisi RI Sekarang Lebih Baik daripada 1998

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
16 July 2020 18:14
Ist

Jakarta, CNBC Indonesia- Pandemi Covid-19 membuat perlambatan ekonomi dunia, termasuk Indonesia yang tengah merasakan dampak dari virus ini dari berbagai sisi. Bahkan Indonesia diperkirakan terancam masuk jurang resesi ekonomi karena terhambatnya aktivitas masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran.

Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Paulus Sutisna mengatakan meski tengah menghadapi kondisi yang berat, Indonesia memiliki modal untuk menghadapi krisis yang akan datang. Kondisi Indonesia yang sekarang menurutnya jauh berbeda dengan krisis 1997-1998, saat ini struktur ekonomi Indonesia jauh lebih kuat.

"Saya sering ditanya apakah Indonesia akan mengalami krisis seperti 1997-1998, posisi Indonesia lebih baik dibandingkan 20 tahun yang lalu. Bisa dilihat dari PDB, peningkatan cadangan devisa, utang luar negeri, pasar keuangan yang lebih dalam dan kondisi perbankan yang lebih baik," kata Paulus acara DBS Asian Insights Conference dengan Tema Navigating a Brave New World, Kamis (16/07/2020).


Selain itu, dia mengapresiasi koordinasi yang dibangun antara pemerintah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terutama dalam mengeluarkan paket stimulus dan menjaga stabilitas ekonomi.

"Dengan begitu perbankan bisa mendukung nasabah menghadapi pandemi ini," katanya.

Besaran ekspor Indonesia yang hanya 25% dan lebih rendah dibanding negara tetangga di Asean saat ini justru menguntungkan, terutama di tengah lesunya perdagangan internasional. Untuk itu pemulihan ekonomi nasional akan didorong oleh ekonomi domestik. Apalagi saat ini pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia juga berkembang pesat, dan besarnya pasar e-commerce, serta jumlah tenaga kerja muda yang ada membuat ekonomi Indonesia diperkirakan pulih lebih cepat.

"Kita tidak boleh gegabah karena masa pandemi memberikan tantangan dan dampak tidak terduga. Baik secara ekonomi ataupun politik. Perlambatan ekonomi akan berpengaruh pada peta politik," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading