Roundup

Rating WSKT & BNLI Dipangkas, Pengelola Mal Siap Buka Lagi

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
04 June 2020 08:15
waskita

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu kemarin (3/6/20) ditutup di zona hijau dengan kenaikan sebesar 1,93% ke level 4.941,06.

Data perdagangan mencatat, total transaksi menyentuh Rp 12,8 triliun, dengan 258 saham bergerak naik, 150 saham turun, dan sisanya 156 tidak berubah. Investor asing kembali mencatatkan aksi beli bersih sebanyak Rp 1,51 triliun di pasar reguler.

Reli panjang IHSG hari dalam 2 pekan terakhir ini masih dipicu oleh optimisme para pelaku pasar akan diputarnya kembali perekonomian Indonesia dan banyak negara-negara lain di berbagai belahan dunia. Dengan dibukanya kembali perekonomian, perusahaan-perusahaan yang terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat kembali beroperasi.

Selain kabar tersebut, simak juga peristiwa emiten yang terjadi sepanjang perdagangan Rabu (3/6/2020).

1. Kabar Baik! 89% Pemegang Sukuk Setuju Garuda Tunda Bayar
Para pemegang sukuk (sukuk holders) atas sukuk atau obligasi syariah yang diterbitkan oleh PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), menyetujui perusahaan penerbangan BUMN itu untuk melakukan penundaan pelunasan surat utang tersebut yang seharusnya jatuh tempo hari ini, Rabu (3/6/2020).

Dalam surat yang ditandatangani oleh Fuad Rizal, Direktur Keuangan Garuda Indonesia, dan disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) disebutkan bahwa 89% sukuk holders telah menyetujui perusahaan untuk melakukan restrukturisasi dalam rapat umum pemegang sukuk (consent solicitation).

2. Harum Energy Caplok Saham Produsen Nikel Australia Rp 339 M
Emiten pertambangan, PT Harum Energy Tbk (HRUM) melakukan transaksi pembelian saham perusahaan tambang nikel asal Australia, Nickel Mines Limited dengan harga jual beli senilai AUD 34,26 juta atau setara Rp 339,22 miliar dengan kurs Rp 9.900 per AUD.

Direktur Utama Harum Energy, Ray A Gunara menjelaskan, perseroan telah membeli sebanyak 68.530.577 saham Nickel Mines Limited atau setara dengan 3,22% saham. Transaksi ini terjadi pada 29 Mei 2020.



3. Kangen ke Senayan City Dkk? 12 Mal APLN Mulai Buka Terbatas
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), emiten properti yang mengelola beberapa mal papan atas di Indonesia, mengungkapkan dampak dari pandemi virus corona (Covid-19) terhadap bisnis perusahaan. Pengelola Senayan City ini bahkan melakukan efisiensi dengan memangkas gaji karyawannya.

"Ya, berdampak pada pembatasan operasional, periode sekitar 3 bulan," kata F. Justini Omas, Corporate Secretary APLN, dalam surat jawaban dampak Covid-19 kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip CNBC Indonesia, Rabu (3/6/2020).

Dia mengatakan jumlah karyawan tetap dan tidak tetap per Desember 2019 sebanyak 1.904 orang dan hingga Mei lalu menjadi 1.816 orang, atau berkurang 88 orang.

4. AirAsia Indonesia Tunda Terbang hingga 8 Juni, Ada Apa?
Maskapai penerbangan PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) masih menunda untuk kembali mengudara, setidaknya hingga 8 Juni 2020 nanti. Sebab, perusahaan masih menimbang tingkat permintaan konsumen di tengah pandemi saat ini masih rendah karena ketatnya ketentuan penerbangan di tengah pandemi saat ini.

Manajemen AirAsia Indonesia dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan pertimbangan lainnya yang membuat perusahaan masih menunda terbang adalah alasan operasional dan perpanjangan masa pembatasan sosial di beberapa wilayah.



5. Kapan SOGO Dkk Buka? Begini Penjelasan MAPI
Pengelola ritel fesyen, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), berencana membuka gerainya kembali menyusul rencana pemerintah yang membuka kembali aktivitas perekonomian dengan tatanan normal baru.

Corporate Secretary Mitra Adiperkasa, Ratih Darmawan Gianda mengatakan, MAPI akan membuka gerai setelah pusat perbelanjaan kembali dibuka dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dilonggarkan. Salah satu sektor yang akan dibuka kembali adalah pusat perbelanjaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

6. Disokong Northstar, Leasing Mobil Ini Resmi Masuk Bisnis P2P
Emiten pembiayaan kendaraan roda dua baru dan bekas, dikendalikan TPG dan Northstar, yakni PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), melalui anak usahanya PT Finansial Integrasi Teknologi resmi mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai perusahaan penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi atau fintech peer to peer lending (P2P).

Fintech tersebut akan dijalankan lewat brand Pinjam Modal di bawah naungan Finansial Integrasi Teknologi. Pinjam Modal mengantongi izin usaha berdasarkan surat keputusan OJK dengan nomor KEP-20/D.05/2020 yang berlaku tanpa batas waktu tertentu.

7. Saham BTN Sedang Lari Kencang, Sudah Buyback Rp 60 M
Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) selama satu minggu terakhir telah mengalami penguatan hingga 31,37% dan pernah mencapai harga tertinggi di posisi Rp 1.085/saham dalam periode tersebut.

Penguatan ini terjadi karena beberapa sentimen, salah satunya adalah aksi pembelian kembali (buyback) saham yang dilaksanakan perusahaan.

Direktur Finance & Treasury Bank Tabungan Negara Nixon Napitupulu mengatakan hingga saat ini perusahaan telah merealisasikan rencana buyback tersebut mencapai Rp 60 miliar.

8. Laba Emiten Tambang Milik Luhut Melesat 218%, Apa Pemicunya?
Laba bersih PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA), emiten baru bara yang sahamnya juga dipegang oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, melesat hingga 218% pada kuartal I-2020 menjadi US$ 19,37 juta atau setara dengan Rp 275 miliar (kurs Rp 14.200/US$) dari periode yang sama tahun 2019 yakni US$ 6,09 juta.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan TOBA di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu ini (3/6/2020), laba tersebut diraih setelah perusahaan mencetak pendapatan sebesar US$ 167,09 juta atau Rp 2,37 triliun di 3 bulan pertama tahun ini saat pandemi Cobid-19 melanda Tanah Air, dari periode yang sama tahun lalu US$ 109,81 juta, atau naik 52%.

9. Usai Dicaplok Bangkok Bank, Fitch Turunkan Rating Permata
Lembaga pemeringkat Fitch Ratings Indonesia memangkas peringkat PT Bank Permata Tbk (BNLI) menjadi AA+ dari sebelumnya AAA(idn) dan mengafirmasi peringkat nasional jangka pendek BNLI F1+(idn).

Penurunan peringkat ini menunjukkan ekspektasi akan risiko gagal bayar yang sangat rendah relatif terhadap emiten atau surat utang lainnya di Indonesia usai bank dengan kode saham BNLI ini diakuisisi 89,1% sahamnya oleh Bangkok Bank Public Company Limited.

10. Kontrak Baru Turun, Fitch Pangkas Rating Waskita Jadi Negatif
Lembaga pemeringkat Fitch Ratings memangkas peringkat surat utang jangka panjang emiten konstruksi BUMN, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dari sebelumnya A-(idn) menjadi BBB+(idn).

Fitch juga memangkas peringkat program utang senior perseroan menjadi BBB(idn) dari sebelumnya A-(idn).

"Penurunan peringkat merefleksikan pelemahan profil finansial WSKT terutama pada leverage yang tinggi dan interest coverage yang lemah sebagai dampak dari pelemahan profitabilitas karena menurunnya pencapaian nilai kontrak baru dan siklus modal kerja yang lebih panjang," tulis Fitch Ratings, dalam keterangannya, dikutip Rabu (3/6/2020).




[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya

Hingga Oktober, Waskita Karya Kantongi Kontrak Baru Rp 15 T


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading