Mau Naik Garuda? Ada Syarat yang Harus Dipenuhi Lho

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
06 May 2020 17:34
FILE PHOTO: Garuda Indonesia planes are seen on the tarmac of Terminal 3, Soekarno-Hatta International Airport near Jakarta, Indonesia April 28, 2017. REUTERS/Darren Whiteside
Jakarta, CNBC Indonesia - Maskapai penerbangan pelat merah, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menyatakan akan mulai terbang lagi mulai malam ini pukul 00.01 WIB. Layanan penerbangan yang akan dibuka adalah seluruh rute domestik.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan meskipun kembali menerima penumpang harus menyertakan surat keterangan sehat dan negatif Covid-19 dari rumah sakit. Sedangkan penumpang dengan perjalanan dinas harus menyertakan kartu identitas kantor dan surat perjalanan dinas.

"Kembali dioperasikannya layanan penerbangan domestik ini kami lakukan berdasarkan komunikasi intensif bersama Pemerintah dan otoritas terkait dalam memastikan kesiapan kebutuhan layanan penerbangan selaras dengan misi berkesinambungan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 melalui implementasi protokol kesehatan yang jelas dan terukur, khususnya sebagaimana kebijakan yang diberlakukan otoritas terkait," kata Irfan dalam siaran persnya, Rabu (6/5/2020).




Dia menjelaskan, penerbangan tersebut akan dioperasikan mengacu pada ketentuan kriteria masyarakat yang dapat mengakses layanan transportasi pada masa pandemi Covid-19.

Penumpang yang diperbolehkan antara lain yang melakukan tugas kedinasan, kepentingan umum, kesehatan dan medis, masyarakat yang akan pulang ke daerah asal, kebutuhan repatriasi, layanan fungsi ekonomi penting serta mobilisasi pekerja migran Indonesia.

Adapun layanan penumpang di semua moda transportasi kembali dibuka mulai Kamis, 7 Mei 2020. Namun, pemerintah menegaskan layanan transportasi ini disediakan bukan untuk para pemudik, tapi untuk keperluan pergerakan orang non mudik.

"Bahwa antisipasi mudik lebaran tahun ini, di tengah kita hadapi pandemi Covid-19, dilakukan suatu pembahasan yang sangat intensif oleh Presiden dan kabinet. Oleh karenanya ada suatu konsistensi dari pak Presiden dan kabinet bahwa tetap tidak mudik," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam rapat bersama Komisi V DPR RI yang berlangsung virtual, Rabu (6/5/20).



"Rencananya, operasinya itu mulai besok 7 Mei. Pesawat, segala macam, dengan [mengangkut] orang-orang khusus [saja]. Tapi tidak boleh mudik sekali lagi," lanjutnya.

Dibukanya transportasi ini seiring dengan terbitnya aturan baru dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Regulasi itu berupa surat edaran yang merupakan aturan turunan dari Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 25 tahun 2020 soal larangan mudik.

Budi Karya bilang, surat edaran ini dibutuhkan untuk memberikan acuan teknis dalam penyelenggaraan transportasi saat terjadi larangan mudik. Surat ini diterbitkan juga mempertimbangkan rekomendasi dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.


[Gambas:Video CNBC]


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading