Menhub Akui Pengawasan Covid-19 di Bandara Tak Maksimal

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
06 May 2020 17:11
Budi Karya Sumadi
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui pengawasan terhadap para penumpang angkutan udara di bandara tidak maksimal. Selama ini, protokol kesehatan dilaksanakan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Kita memberikan suatu ilustrasi saja apa yang ada di bandara, jujur saja Kemenkes melalui KKP itu tidak maksimal di sana, sehingga banyak yang lolos," kata Budi Karya Sumadi dalam rapat bersama Komisi V DPR RI yang berlangsung virtual, Rabu (6/5/20).

Terkait hal ini, ia mengaku sudah menyampaikan arahan kepada Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin, yang merupakan operator Bandara Soekarno-Hatta. Dia ingin operator bandara ikut terlibat lebih aktif membantu petugas dari KKP Kemenkes.


"Nah oleh karenanya saya menugaskan AP II melalui Dirut. Pak Dirut, kita harus tanggung jawab kalau tidak ada petugas kesehatan. Saya sudah sampaikan sejak minggu lalu," kata Budi Karya.



Sementara itu, seiring kembali beroperasinya transportasi di semua moda, Budi Karya bilang tentu ada prosedur kesehatan yang juga dilakukan.

"Kalau tes Covid-19 itu memang suatu keharusan, tapi domainnya adalah di Kemenkes. Dan ada komando yang namanya gugus tugas, pak Doni. Oleh karenanya kita lakukan dengan ketat," tandasnya.

Dia bilang, pembukaan layanan transportasi sudah dibahas dalam sidang kabinet. Keputusan sidang dengan tegas bahwa ada sudut tes di setiap pusat layanan transportasi.

"Berkaitan dengan tes memang sudah diputuskan dalam sidang kabinet bahwa di bandara, stasiun, terminal itu ada corner test yang dikoordinir oleh Gugus Tugas. Sekali lagi bapak bapak komisi V agar berkoordinasi dengan komisi IX agar memastikan bahwa tugas KKP memang hadir di sana," serunya.



[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading