Garuda Lebur 6 Anak-Cucu Usaha, Biar Lebih Fokus

Market - Anisatul Umah & Monica Wareza, CNBC Indonesia
03 April 2020 12:46
Garuda Lebur 6 Anak-Cucu Usaha, Biar Lebih Fokus
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten BUMN penerbangan, PT Garuda Indonesia (GIAA) bakal melebur enam anak dan cucu perusahaan ke anak usahanya yang lain guna melakukan efisiensi usaha dan pengelolaan bisnis yang lebih baik.

Salah satu cucu usaha Garuda yang akan dilebur ini adalah PT Garuda Tauberes Indonesia, perusahaan jasa logistik e-commerce yang didirikan oleh dua anak usaha Garuda, PT Citilink Indonesia dan PT Aero Wisata.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan upaya ini dilakukan untuk rasionalisasi usaha sehingga perusahaan bisa berfokus pada bisnis inti dan menghemat biaya perusahaan.


"Kita akan terus lakukan yang diperlukan opsi apa saja. Kita hari ini lakukan rasionalisasi terhadap cucu perusahaan salah satunya Tauberes. Ini kita match dengan yang ada Tauberes kargo ke class mile kita lakukan di area kargo kita di Garuda," kata Irfan dalam video conference, Jumat (3/4/2020).


Dengan dilakukannya rasionalisasi anak usaha ini, Irfan menjelaskan, akan berdampak pada implikasi usaha perusahaan yang lebih positif. Beban usaha perusahaan juga akan berkurang jika cucu usaha ini digabungkan dengan anak usaha yang sejenis.

Selain itu, menurut dia, perusahaan juga berupaya untuk mengurangi anak usaha yang dinilai tidak sejalan dengan fokus bisnis Garuda sekaligus memberikan ruang bagi perusahaan lain untuk bekerja sama dengan perusahaan.

"Salah satu yang dilakukan jangan ambil jatah orang lain, seperti sewa mobil kok Garuda ngapain punya. Makanya kita mesti kerja sama dengan orang luar tanpa personal interest, kita kasih orang nikmati," jelasnya.


Dalam hal sumber daya manusia, Irfan memastikan tak akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK). Nantinya karyawan yang perusahaannya ini digabung dengan perusahaan lain akan ikut dipindahkan ke perusahaan tersebut.

"Ini prinsip GCG terus dilakukan, disampaikan menteri, kami pastikan berjalan degan entiti yang terpisah tidak ada yang dirugikan. SDM tidak ada rasionalisasi, kita alokasikan [karyawan Tauberes] ke perusahaan yang dimerger. Proses masih terus kita lakukan semoga bisa segera selesaikan."

Berikut enam perusahaan yang akan dirasionalisasi Garuda:
  1. PT Rilis Arah Pratama Indonesia (RAPI)
  2. PT Indo Suplai Tata Solusi (ISTS)
  3. PT Garuda Tauberes Indonesia (GTI)
  4. PT Garuda Indonesia Air Charter (GIAC)
  5. PT Garuda Ilmu Terapan Cakrawala Indonesia (GITC)
  6. PT Garuda Energy Logistik & Komersial (GELK)

Khusus Tauberes, perusahaan ini bergerak di bidang pemesanan logistik, baik itu untuk kurir, air cargo gateway dan payment melalui platform e-commerce aplikasi Tauberes. Konsep yang diusung adalah smart logistic services. Aplikasi Tauberes diluncurkan pada September 2019. Aplikasi ini masih tersedia dalam versi beta. Namun sayangnya belum tersedia ada di Play Store dan App Store.



[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading