Bisnis Bakal Ketat Usai Corona, Ini Pesan Erick ke Bos BUMN

Market - Anisatul Umah & Monica Wareza, CNBC Indonesia
03 April 2020 12:33
Menteri BUMN Erick Thohir memberi pesan kepada para jajaran direksi perusahaan BUMN.
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri BUMN Erick Thohir memberi pesan kepada para jajaran direksi perusahaan BUMN agar memiliki arah dan fokus bisnis yang jelas di tengah persaingan bisnis yang bakal lebih ketat lagi usai wabah virus corona (COVID-19) akan berlalu dari Indonesia.

"Hal ini saya harapkan para perusahaan BUMN dan banyak BUMN yang statusnya Tbk harus punya arah dan juga kepastian yang jelas karena persaingan ini akan makin [ketat] terus, apalagi setelah covid-19 akan banyak perusahaan efisien setelah covid-19 [berlalu]," tegas Erick dalam konferensi video di Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Erick menegaskan soal perampingan BUMN, pihaknya akan melakukan pemangkasan menjadi 14 klaster saja dari 27 klaster BUMN yang ada. 

"Dari 27 klaster kita akan coba sesuai dengan supply chain juga, kita akan coba efisiensi jadi 14 klaster, jadi setiap wamen [wakil menteri pegang] 7-8 klaster, kita hampir cut 50%," kata pendiri Mahaka Media ini.



"Tentu masing-masing perusahaan BUMN tergantung hasil diskusi, dan review dengan konsultan pendamping mana yang bisa diefisienkan karena penting untuk saat ni, terbukti dengan adanya covid-19 ketahanan cashflow perusahan jadi raja. Ini makanya kenapa harus efisien, kita tidak mau hanya bicara size tapi tidak sehat," tegas Erick lagi.

Erick menegaskan mapping atau pemetaan terhadap perusahaan BUMN dalam hal profil utang dan arus kas atau cashflow baru kali ini dilakukan. 

"Utang dan cashflow ga bisa [saya] sampaikan karena harus lapor ke Kemenkeu, ini pertama kali sejak [Kementerian BUMN] berdiri, kita tahu total utang berapa." 



[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading