Uni Eropa Tak Capai Kesepakatan, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
27 March 2020 15:40
Uni Eropa Tak Capai Kesepakatan, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Eropa dibuka ke zona merah pada Jumat (27/3/2020) atau berbalik dari tren positif di bursa Amerika Serikat (AS) dan Asia. Pelaku pasar Eropa masih menunggu kekompakan Uni Eropa untuk menangani wabah corona.

Indeks Stoxx 600, yang berisikan 600 saham unggulan di Benua Biru, melemah 1,56% di pembukaan. Saham-saham di indeks sektor perjalanan dan liburan anjlok hingga 3,9% menjadi pemberat utama indeks tersebut.

Selang 10 menit kemudian, koreksi Stoxx 600 berlanjut menjadi 6,39 poin (-1,99%) ke level 314,99. Di sisi lain indeks FTSE Inggris drop -203,03 poin (-3,49%) ke 5.612,7, indeks DAX Jerman melemah -211,12 poin (-2,11%) ke 9.789,84 dan CAC 4 Prancis turun 88,6 poin (-1,95%) ke 4.454,98.

Pertemuan antar pemimpin negara Uni Eropa pada Kamis kemarin gagal untuk mencapai kesepakatan terkait dengan paket ekonomi bersama guna mengatasi virus corona di Benua Biru. Mereka sepakat untuk bertemu lagi dalam dua pekan ke depan, sementara angka korban corona terus meninggi terutama di Italia, Prancis dan Spanyol.

Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) telah menghilangkan batas atas pembelian obligasi negara zona euro, sehingga memungkinkan mereka untuk mencetak uang lebih banyak guna memasok likuiditas di pasar.

Wall Street tadi malam bergerak di jalur hijau meski data pengangguran tercatat menyentuh rekor tertingginya yakni menjadi 3,3 juta orang, yang merupakan tertinggi sejak tahun 1982. Dow Jones menguat 6,37% sedangkan S&P 500 naik 6,2%.

Pelaku pasar melihat bahwa angka pengangguran tinggi itu merupakan konsekuensi alamiah dari wabah corona, yang akan kembali membaik situasinya menyusul kesepakatan stimulus senilai US$ 2,2 triliun dan pelaksanaan program quantitative easing (QE) dari bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed).

TIM RISET CNBC INDONESIA


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading