IHSG Naik 10%, Frekuensi Transaksi BEI Pecahkan Rekor Baru

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
26 March 2020 19:03
IHSG Naik 10%, Frekuensi Transaksi BEI Pecahkan Rekor Baru
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Kamis (26/3/2020) melesat 10,19% ke posisi 4.388,904 sepanjang perdagangan hari ini.

Pergerakan tajam ini bukan hanya menjadikan indeks terbaik sepanjang tahun saja, namun menjadi kenaikan harian terbesar dalam 21 tahun terakhir atau sejak 1999.


Ternyata tak hanya persentase kenaikan harian saja yang membanggakan pada perdagangan hari ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mencatatkan frekuensi perdagangan harian juga menjadi yang tertinggi selama enam bulan terakhir.



Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan total frekuensi perdagangan hari ini mengalahkan jumlah frekuensi pada 12 September 2019 lalu.

"Untuk perdagangan saham hari ini, tercatat rekor frekuensi transaksi tertinggi, yaitu sebanyak 879.652 kali. Rekor sebelumnya tercatat sebanyak 655.380 kali pada tanggal 12 Sept 2019 yang lalu," kata Laksono di Jakarta, sore ini.

Adapun sepanjang hari ini nilai transaksi tercatat sebesar Rp 12,51 triliun, dengan investor asing melakukan aksi beli bersih Rp 670,13 miliar di pasar reguler dan non-reguler.

Mengiringi melesatnya IHSG, ada beberapa emiten yang kena Auto Rejection Atas (ARA) akibat harga sahamnya yang melesat tajam. 

Untuk emiten yang harga sahamnya di rentang rentang harga Rp 50 sampai dengan Rp 200, batas ARA yakni lebih dari 35% (tiga puluh lima perseratus). Ada beberapa emiten yakni PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU) +34,78%, PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) +33,33%, dan PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) + 32,43%.

Kemudian untuk emiten yang harga sahamnya lebih dari Rp 200 sampai dengan Rp 5.000, batas ARA lebih dari 25%, yakni PT Diamond Citra Proper Tbk. +25%. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) +25%, PT Sentra Mitra Informatika Tbk. (LUCK) +25%, PT Indofarma Tbk (INAF) +25%, PT XL Axiata Tbk. (EXCL) +24,47%. 

Yang terakhir untuk emiten dengan harga saham di atas Rp 5.000 batas ARA lebih dari 20%, yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) +19,38% dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk. (INTP) +19,81%.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading