Indosat akan PHK 677 Karyawan, Menaker Buka Suara

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
17 February 2020 18:02
Manajemen PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo akhirnya mengumumkan rencana penawaran PHK.

Jakarta, CNBC Indonesia - Manajemen PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo akhirnya mengumumkan rencana penawaran PHK kepada sebanyak 677 karyawan. Per Jumat (14/2/2020), dari 677 karyawan yang terdampak penawaran PHK ini, lebih dari 80% telah setuju atau sekitar 541 orang menerima paket kompensasi.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengatakan PHK perusahaan di Indonesia mesti mengikuti Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

"Ya, tentu bagaimana PHK itu diberikan kan masih mengikuti UU Ketenagakerjaan. Karena UU Cipta Kerja [kan baru dalam proses pembahasan. Tentu mengikuti aturan dan ketentuan UU 13 2003," kata Menteri Ida, di Jakarta, Senin (17/2/2020).


Ida juga menjelaskan dengan adanya RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) diharapkan bisa menjadi peluang tak hanya bagi pekerja yang masih bekerja, tapi juga kesempatan kerja bagi pengangguran yang sebesar 7 juta orang.

"Iya harapan kami Omnibus Law ini buka kesempatan kerja bagi pengangguran kita yang masih tinggi. Kita berpikir tak hanya berikan perlindungan kepada mereka yang sudah bekerja, namun juga bagaimana kesempatan kerja bagi pengangguran yang 7 juta itu. Juga berpikir angkatan kerja yang setiap tahun 2 jutaan. Mereka ini butuh kesempatan juga untuk diterima di pasar kerja," katanya.

Ketika ditanya tanggapan soal draf RUU Omnibus Law menguntungkan pengusaha, Ida menegaskan pemerintah berusaha menyeimbangkan antara kepentingan buruh dengan kepentingan pengusaha.

"Saya kalau masih ada keberatan, ruang itu masih terbuka untuk dialog. Bahkan tim yang saya ceritakan tadi, teman-teman dari tripartit bisa membahas substansi itu. Ruang terbuka itu, kenapa, karena nantinya pembahasan itu akan dilakukan bersama DPR."


"Memang ada yang menolak, namun tim ini sudah berjalan kok. Kita sudah ketemu bahkan mereka serahkan beberapa nama. Kalau ada yang menolak, kami tunggu sampai bisa bergabung lagi. Sampai hari apa, memang ada satu yang menolak. Namun kami harap teman-teman buruh masuk. Pikiran dan gagasan bisa didialogkan di dalam," katanya.

Pekan lalu, manajemen Indosat Ooredoo mengumumkan rencana penawaran PHK kepada sebanyak 677 karyawan.

"Kami mengambil langkah yang fair sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengkomunikasikan langsung secara transparan kepada setiap karyawan baik yang terkena dampak maupun yang tidak, serta memberikan paket kompensasi yang jauh lebih baik dari yang dipersyaratkan oleh undang-undang bagi karyawan yang terkena dampak," kata Direktur dan Chief of Human Resources ISAT, Irsyad Sahroni, dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, (15/2/2020).

Dia menjelaskan bahwa Indosat Ooredoo melakukan perubahan organisasi yang dirancang untuk menjadikan bisnis lebih lincah sehingga lebih fokus kepada pelanggan dan lebih dekat dengan kebutuhan pasar.



"Kami akan terus melanjutkan strategi 3 tahun untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih lincah dan terpercaya. Hari ini kami telah mengumumkan langkah baru untuk menyesuaikan organisasi kami dengan perubahan kebutuhan pasar," ungkapnya.

"Kami telah mengkaji secara menyeluruh semua opsi, hingga pada kesimpulan bahwa kami harus mengambil tindakan yang sulit ini, namun sangat penting bagi kami untuk dapat bertahan dan bertumbuh," jelasnya.

Data laporan keuangan per September 2019 atau 9 bulan, perseroan masih menderita rugi bersih Rp 284,59 miliar, menyusut 82% dari rugi bersih sebelumnya Rp 1,54 triliun. Rugi bersih yang berhasil ditekan itu terjadi seiring dengan pendapatan perusahaan yang naik pada periode tersebut.

Total pendapatan ISAT pada periode tersebut naik 12,40% menjadi Rp 18,85 triliun dari sebelumnya Rp 16,77 triliun. Pendapatan terbesar dari bisnis selular naik menjadi Rp 15,08 triliun dari sebelumnya Rp 13,18 triliun.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Tak Peduli Covid-19, PHK 677 Karyawan Indosat Terus Berjalan


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading