PHK 677 Karyawan, Saham Indosat Langsung Terkoreksi

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
17 February 2020 09:40
PHK 677 Karyawan, Saham Indosat Langsung Terkoreksi

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Indosat Tbk (ISAT) langsung ambles pada perdagangan Senin pagi ini (17/2/2020) di tengah rencana penawaran pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada sebanyak 677 karyawan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini pukul 09.34 WIB, saham ISAT langsung minus 4,76% di level Rp 2.000/saham, dari harga akhir pekan lalu Rp 2.100/saham. Nilai transaksi saham ISAT sebesar Rp 4,01 miliar dengan volume perdagangan 1,99 juta saham.

Dalam sepekan terakhir, saham ISAT ambles 11,50%, sebulan terakhir juga terjerembab 24,53%, dan secara tahun berjalan atau year to date, saham ISAT juga turun signifikan hingga 31,27%.


Hari ini asing melepas saham ISAT Rp 110,47 juta, sepekan asing kabur Rp 15,56 miliar dan year to date asing jual bersih Rp 39,10 miliar.


[Gambas:Video CNBC]



Pada pekan lalu, manajemen Indosat Ooredoo akhirnya mengumumkan rencana penawaran PHK kepada sebanyak 677 karyawan. Per Jumat (14/2/2020), dari 677 karyawan yang terdampak, lebih dari 80% telah setuju atau sekitar 541 orang menerima paket kompensasi.

"Kami mengambil langkah yang fair sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengkomunikasikan langsung secara transparan kepada setiap karyawan baik yang terkena dampak maupun yang tidak, serta memberikan paket kompensasi yang jauh lebih baik dari yang dipersyaratkan oleh undang-undang bagi karyawan yang terkena dampak," kata Direktur dan Chief of Human Resources ISAT, Irsyad Sahroni, dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, (15/2/2020).

"Kami juga menjalin kerja sama dengan mitra Managed Service untuk memberi kesempatan bagi mereka agar tetap dapat bekerja di mitra kami tersebut," kata Irsyad.

Dia menjelaskan bahwa Indosat Ooredoo melakukan perubahan organisasi yang dirancang untuk menjadikan bisnis lebih lincah sehingga lebih fokus kepada pelanggan dan lebih dekat dengan kebutuhan pasar.

"Kami akan terus melanjutkan strategi 3 tahun untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih lincah dan terpercaya. Hari ini kami telah mengumumkan langkah baru untuk menyesuaikan organisasi kami dengan perubahan kebutuhan pasar," ungkapnya.


"Kami telah mengkaji secara menyeluruh semua opsi, hingga pada kesimpulan bahwa kami harus mengambil tindakan yang sulit ini, namun sangat penting bagi kami untuk dapat bertahan dan bertumbuh," jelasnya.

Lalu bagaimana dengan kinerja Indosat sepanjang tahun 2019 per September?


Data laporan keuangan per September 2019 atau 9 bulan, perseroan masih menderita rugi bersih Rp 284,59 miliar, menyusut 82% dari rugi bersih sebelumnya Rp 1,54 triliun. Rugi bersih yang berhasil ditekan itu terjadi seiring dengan pendapatan perusahaan yang naik pada periode tersebut.

Total pendapatan ISAT pada periode tersebut naik 12,40% menjadi Rp 18,85 triliun dari sebelumnya Rp 16,77 triliun. Pendapatan terbesar dari bisnis selular naik menjadi Rp 15,08 triliun dari sebelumnya Rp 13,18 triliun.



[Gambas:Video CNBC]




(tas/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading