Hari Penuh Cinta, Asing Lanjut Borong Saham di Bursa RI

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
14 February 2020 11:01
Pagi ini, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merah tetapi asing tercatat melakukan akumulai net buy.
Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asing memanfaatkan tekanan jual yang sedang terjadi di bursa saham domestik dengan memborong saham-saham yang relatif murah. Pagi ini, Jumat (14/2/2020), meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merah tetapi asing tercatat melakukan akumulasi net buy.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) nilai akumulasi beli investor asing bursa saham domestik hari ini di tengah 'hari Valentine' ini mencapai Rp 91,16 miliar hingga pukul 10.36 WIB. Ini melanjutkan akumulasi beli yang terjadi kemarin.

Kemarin, investor asing mampu membukukan beli bersih (net buy) di semua pasar sebesar Rp 49,43 miliar, terdiri dari beli bersih di pasar reguler Rp 152,57 miliar dan net sell atau jual bersih asing di pasar nego dan tunai Rp 103,14 miliar.



Dalam sepekan ini, total nilai net buy asing mencapai Rp 1,02 triliun. Padahal IHSG mengalami koreksi dalam 6 hari terakhir.

Saham-saham yang diborong asing pada hari ini antara lain, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) senilai Rp 329,24 miliar. Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 11,45 miliar, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) senilai Rp 7,54 miliar, PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) senilai Rp 6 miliar dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) senilai Rp 3,83 triliun.

Kinerja IHSG berbanding terbalik dengan mayoritas bursa saham utama kawasan Asia yang justru bergerak di zona hijau.

Hingga berita ini diturunkan, indeks Shanghai naik 0,1%, indeks Hang Seng menguat 0,4%, indeks Straits Times terapresiasi 0,02%, dan indeks Kospi terangkat 0,26%.

Bursa saham Benua Kuning berhasil menguat walaupun Wall Street terpeleset pada perdagagan kemarin, Kamis (13/2/2020). Pada penutupan perdagangan kemarin, indeks Dow Jones turun 0,43%, indeks S&P melemah 0,16%, dan indeks Nasdaq Composite terkoreksi 0,14%.

Bursa saham AS terpeleset pascasudah ditutup di level tertinggi sepanjang sejarah pada penutupan perdagangan hari Rabu (12/2/2020).

(hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading