Pak Erick, Ini PR Holding BUMN yang Belum Beres

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
05 February 2020 11:31
Rencana holding BUMN di bawah Menteri Erick Thohir

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi menyatakan perusahaan induk (holding) BUMN farmasi resmi terbentuk. PT Bio Farma (Persero) menjadi perusahaan induk yang membawahi perusahaan pelat merah farmasi.

Pembentukan holding farmasi tersebut sudah tertuang dalam PP Nomor 76 tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma yang dikeluarkan pada 15 Oktober 2019 dan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) no 862/KMK.06/2019 soal inbreng saham.

"Industri farmasi ini di dunia ini besarnya US$ 7,6 triliun. Hebatnya lagi pertumbuhan biaya kesehatan negara hampir selalu 2 kali lipat dari pertumbuhan ekonomi negara. Jadi kalau Indonesia [pertumbuhan ekonomi] 5% maka biaya kesehatan tumbuh 2 kali lipatnya 10%. Jadi industri farmasi prospeknya besar banget," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, Selasa (4/2/2020).

HOLDPak Erick, Ini PR Holding BUMN yang Belum BeresFoto: Arya Sinulingga (CNBC Indonesia/Monica Wareza)


Arya mengatakan, dengan adanya holding ini, maka akan tercipta ketahanan, ketersediaan, keterjangkauan, mutu dan kesinambungan obat nasional. Selain itu ini akan membangun industri kesehatan nasional inklusif, mandiri dan efisien.

Selain itu, diharapkan perusahaan farmasi RI bisa jadi perusahaan kelas dunia. "Dengan sub-holding ini terbangun kemandirian obat dan alat yang sampai hari ini 90%-94% masih impor. Sementara Indonesia sumber keanekaragaman hayati bisa jadi biodiversity," tambah Arya.

Sebelumnya pada 15 Oktober 2019, Presiden Joko Widodo sudah meneken PP Nomor 76 tahun 2019. PP tersebut untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha Bio Farma.


Penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud, menurut PP ini, mengakibatkan pertama, status Kimia Farma dan Indofarma berubah menjadi perseroan terbatas yang tunduk sepenuhnya pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Kedua, Bio Farma menjadi pemegang saham Kimia Farma dan Indofarma.

"Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan," bunyi Pasal 6 Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2019, yang telah diundangkan oleh Plt. Menteri Hukum dan HAM, Tjahjo Kumolo, pada 17 Oktober 2010.

Tiga BUMN yang akan bergabung dalam satu naungan Holding BUMN Farmasi adalah Bio Farma, PT Kimia Farma Tbk (KAEF), dan PT Indofarma Tbk (INAF). Holding BUMN Farmasi ini bertujuan agar kinerja BUMN farmasi lebih kuat dan mempermudah akses terhadap investasi yang berujung pada ekspansi bisnis.


[Gambas:Video CNBC]



Holding BUMN Asuransi, Bulan Ini Dibentuk?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading