Terkait Jiwasraya, Kejagung Periksa Anak Buah Heru Hidayat

Market - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
03 February 2020 13:56
Sebanyak 8 saksi diundang untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan penyidik.
Jakarta, CNBC Indonesia - kejaksaan Agung (Kejagung) melanjutkan pemeriksaan terhadap para saksi dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada hari Senin (03/02/2020). Sebanyak 8 saksi diundang untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan penyidik.

Adapun 8 saksi tersebut adalah:
1. Nie Swe Hoa
2. Mariiane Imelda (Sekretaris PT. Maxima Integra)
3. Deka Cahya E (Head of Dealing PT. OSO Management Investasi)
4. Erwin Budiman (karyawan PT. Maxima Integra)
5. Soebianto Hidayat
6. Lingga Herlina
7. Rosita (agen PT. Mirae Asset Sekuritas).
8. Gunawan Christofher

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Hari Setiyono mengonfirmasi hal tersebut. "Iya pemeriksaan hari ini ada delapan orang yang diundang hadir dalam pemeriksaan," kata Hari, Senin (03/02/2020).

Dari 8 nama tersebut, 4 diantaranya tidak disebutkan oleh Kejagung latar belakangnya, baik jabatan maupun perusahaannya. Meski demikian, 4 nama lainnya disebut oleh Kejagung.


Dari empat nama tersebut, dua diantaranya merupakan internal dari PT Maxima Integra. Yakni Mariiane Imelda sebagai Sekretaris dan Erwin Budiman sebagai karyawan.

Diketahui, PT Maxima Integra juga sempat digeledah oleh penyidik Kejagung pada 17 Januari lalu. Perusahaan ini diketahui dimiliki oleh tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yakni Heru Hidayat. Kala itu, penggeledahan juga dilakukan terhadap kantor Heru Hidayat lainnya, yakni PT Trada Alam Minera.

Tiga hari kemudian, atau 20 Januari 2020, Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono yang dipanggil oleh Kejagung. Dua minggu berselang atau hari ini, giliran kedua anak buahnya yang dipanggil untuk pemeriksan. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading