Wah! 3 Mantan Direksi Jiwasraya Dicecar Kejagung Hari Ini

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
09 January 2020 13:47
Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebutkan saat ini tengah melakukan pemeriksaan untuk tiga mantan direksi Jiwasraya.

Jakarta, CNBC Indonesia - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebutkan saat ini tengah melakukan pemeriksaan untuk tiga mantan direksi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) terkait kasus dugaan korupsi di perusahaan pelat merah tersebut.

Salah satu yang sedang menjalani pemeriksaan sejak Kamis pagi ini (9/1/2020) adalah Hendrisman Rahim, Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018.

3 Mantan Direksi Jiwasraya Dicecar Kejagung Hari IniFoto: Hendrisman Rahim (Jiwasraya.co)


Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung M. Adi Toegarisman mengatakan menurut jadwal terdapat tujuh orang yang diagendakan untuk memberikan keterangannya sebagai saksi. Namun satu orang disebutkan tak menghadiri pemanggilan ini.


"Jadi hari ini mestinya kan 7 orang ... satu orang tidak hadir," kata Adi ke Kejagung, Kamis (9/1/2020).

Selain Hendrisman, beberapa nama yang hari ini juga hadir antara lain De Yong Adrian, Direktur Pemasaran Jiwasraya periode 2008-2018 dan Muhammad Zamkhani, Direktur SDM & Kepatuhan Jiwasraya periode 2016-2018.

Selain itu ada Bambang Harsono selaku mantan Bancassurance Sales Manager Jiwasraya, Udhi Prasetyanto, Kepala Divisi Sumber Daya Manusia Jiwasraya periode 2015-2018 dan Novi Rahmi, Kepala Divisi Sumber Daya Manusia periode 2018-2019.



Dia menyebutkan hari ini menjadi hari terakhir pemanggilan saksi-saksi untuk kasus Jiwasraya. Tim penyidik masih akan terus memetakan kebutuhan kasus ini untuk melihat kembali apakah masih perlu dilakukan pemanggilan saksi-saksi.

"Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, ini kan hari Kamis. Tentu temen-temen tim hari Jumat akan meneliti kembali, nanti kan menentukan kembali minggu depan apa yang akan dipanggil," kata dia.

Menurut catatan CNBC Indonesia, secara total hingga hari ini sudah terdapat 27 saksi yang menyambangi Kejagung untuk memberikan kesaksiannya terkait dengan kasus Jiwasraya ini.

"Saya enggak lihat siapanya, tapi kita sedang merumuskan peristiwa yang diduga pasal pidana tentu kita cari alat bukti dalam rangka cari siapa pelakunya," imbuh dia.

[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading