Perang AS-Iran, 3 Saham Ini Melesat karena Minyak & Emas

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
03 January 2020 17:51
Perang AS-Iran, 3 Saham Ini Melesat karena Minyak & Emas
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham emiten pertambangan emas dan perminyakan langsung menanjak imbas kembali meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah antara Amerika Serikat dengan Iran.

Akibat gejolak sentimen tersebut, investor mulai mengalihkan investasinya ke aset safe haven seperti emas. Hingga penutupan perdagangan sore ini, terpantau beberapa saham yang paling banyak ditransaksikan alias top gainers.

Di antaranya adalah saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menguat 7,34% ke level Rp 1.170 per saham, naik 80 poin.

Pada Jumat (3/01/2020) saham MDKA ditransaksikan sebanyak 171,8 juta lot saham sebanyak 8.587 kali dengan nilai transaksi Rp 198,07 miliar.


Tak hanya itu, emiten yang mengelola bisnis tambang emas lainnya seperti PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) naik hingga 11,54% ke level Rp 290 per saham, atau bertambah 30 poin.

Sementara itu, emiten lainnya yang juga terpantau menguat adalah PT Medco Energi International Tbk (MEDC). Saham perusahaan yang didirikan pengusaha Arifin Panigoro ini menguat 8,98% ke level Rp 910 per saham atau naik 75 poin.

Saham MEDC ditransaksikan sebanyak 95,97 juta lot saham sebanyak 5.871 kali yang menghasilkan transaksi Rp 85,07 miliar.

CNBC International memberitakan, AS telah menembak mati petinggi pasukan militer Iran. Eskalasi tersebut menandai semakin terpecahnya AS dengan Iran.

Memanasnya tensi antara AS dan Iran bukan hanya diperbincangkan oleh pelaku pasar, namun juga masyrakat secara umum. Hingga berita ini diturunkan, kata "Iran" memuncaki daftar trending topic dunia. Sementara itu, Soleimani, pemimpin dari Quds Force selaku satuan pasukan khusus yang dimiliki Revolutionary Guards, tewas dalam serangan AS menempati posisi tujuh.

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading