International

AS-China Fase 1 Deal! China: Tak Ada Pemenang Perang Dagang

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
15 December 2019 08:51
Perjanjian perdagangan fase pertama antara China dan Amerika Serikat (AS) dinilai menjadi berita baik.

Jakarta, CNBC Indonesia - Perjanjian perdagangan fase pertama antara China dan Amerika Serikat (AS) dinilai menjadi berita baik bagi semua orang dan akan memberikan stabilitas dalam perdagangan global.

Pernyataan ini diungkapkan diplomat utama pemerintah China, Wang Yi saat berkunjung ke Slovenia pada Sabtu (14/12/2019) dikutip Reuters.

Dia mengatakan, biar bagaimana pun, masih ada banyak masalah antara kedua negara yang perlu ditangani.

Awal pekan ini, Washington dan Beijing menyepakati syarat-syarat dari perjanjian perdagangan fase pertama yang mengurangi beberapa tarif AS untuk barang-barang China, dan sebaliknya China meningkatkan pembelian barang-barang pertanian, energi, dan produk AS lainnya.


Menurut Wang, yang berbicara dalam bahasa China, perjanjian fase pertama itu akan membantu menopang kepercayaan terhadap ekonomi dunia.

"China tidak pernah percaya bahwa menggunakan [cara-cara] kenaikan tarif adalah cara yang benar ... karena tidak ada pemenang dalam perang dagang," katanya, seraya menambahkan negaranya juga menentang proteksionisme.

Pada Jumat lalu, Presiden AS Donald Trump mencuit bahwa kesepakatan besar untuk fase pertama sudah tercapai dengan China.

"Mereka setuju terhadap banyak perubahan struktural dan pembelian produk pertanian, produk energi dan manufaktur yang masif, serta masih banyak lagi," ujarnya.

Dia melanjutkan bahwa tarif impor 25% yang sudah berlaku akan tetap berlaku, tetapi tarif penalti yang dijadwalkan berlaku pada 15 Desember tidak akan diberlakukan karena kesepakatan sudah terjadi.



Reuters melaporkan bahwa Beijing setuju menambah pembelian hasil pertanian AS senilai US$ 32 miliar dalam 2 tahun ke depan, berdasarkan keterangan Robert Emmet Lighthizer, wali agang pemerintahan AS.

Menurut dia, China setuju membeli produk pertanian Negeri Paman Sam senilai US$ 16 miliar per tahun untuk 2 tahun ke depan. Angka itu dihitung dari hitungan dasar US$ 24 miliar barang-barang yang sudah dibeli China pada 2017, sebelum perang dagang mengemuka. Selain itu, penandatanganan kesepakatan diprediksi akan dilakukan pada pekan pertama tahun depan oleh negosiator utama.

Simak apa kata pengusaha soal deal AS-China

[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading