Roundup

Bank Mandiri Cari Bank di ASEAN, Indika Beli Tambang Emas

Market - Monika Wareza, CNBC Indonesia
10 December 2019 08:50
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir perdagangan Senin kemarin.

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir perdagangan Senin kemarin (9/12/2019) berhasil ditutup menguat sebesar 0,11% ke level 6.193,79.

Kinerja IHSG senada dengan mayoritas bursa saham utama kawasan Asia yang juga melaju di zona hijau. Hingga berita ini diturunkan, indeks Nikkei terapresiasi 0,33%, indeks Shanghai menguat 0,08%, dan indeks Kospi bertambah 0,33%.

Terdapat beberapa aksi emiten yang layak disimak untuk dijadikan pertimbangan dalam berinvestasi hari ini, Selasa (10/12).

1. Arcandra Tahar Bakal Jadi Bos PGN?
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebutkan akan menempatkan satu mantan wakil menteri di posisi penting perusahaan BUMN.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan ada masih ada mantan wakil menteri (wamen) yang akan mengisi posisi di perusahaan BUMN yang akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam waktu dekat.

"Ada, ada. [mantan] wamen. Ada wamen [mantan] akan dapat tempat," kata Arya di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12/2019).


2. 5 Direksi Garuda Dipecat, 2 Direktur Rangkap Banyak Jabatan!
Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bergerak cepat merespons pemberhentian lima anggota dewan direksi akibat skandal penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton. Guna menjaga kelangsungan operasional sesuai anggaran dasar perseroan, Dewan Komisaris Garuda telah menunjuk sejumlah nama untuk mengisi posisi di jajaran direksi.

3. Tak Hanya Filipina, Bank Mandiri Bidik Vietnam & Malaysia
Ternyata tak hanya Filipina, manajemen PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga mengincar perbankan di Vietnam dan Malaysia untuk melakukan aksi merger dan akuisisi (M&A) guna memperbesar penetrasi bisnis perusahaan di sektor retail banking di regional Asia.

Di Filipina, Bank Mandiri akan membidik rencana akuisisi, sementara Vietnam dan Malaysia akan didirikan bisnis baru. Besarnya potensi sektor ritel ini mengingat tidak banyak perbankan masuk ke ceruk bisnis tersebut.

4. Tekan NPL, Bank Mandiri Bakal Jual Aset Duniatex
Upaya restrukturisasi kredit macet perusahaan tekstil Duniatex Group kepada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terus berlanjut. Bank Mandiri menyatakan bakal menjual aset yang dijaminkan milik Duniatex berupa tanah dan bangunan.

CNBC Indonesia mencatat, saat ini Bank Mandiri memiliki eksposur piutang senilai Rp 1,8 triliun, turun dari nilai pokok awal sebesar Rp 5,5 triliun dari Duniatex Group.

5. Siapkan Rp 560 M, Indika Masuk Tambang Emas di Sulawesi
Emiten migas, PT Indika Energy Tbk (INDY), meningkatkan ekspansinya di proyek tambang emas Awak Mas di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang dikembangkan PT Masmindo Dwi Area, anak usaha Nusantara Resources Ltd (NUS), perusahaan tercatat di Bursa Australia yang juga menjadi mitra Indika.

Sekretaris Perusahaan Indika Energy Adi Pramono mengatakan bahwa Nusantara sudah melakukan non-binding term sheet (kemitraan tidak mengikat) dengan Nusantara, Indika, PT Petrosea Tak (PTRO), anak usaha Indika), dan Masmindo Dwi Area untuk proyek Awak Mas.



(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading