Erick Thohir Bersih-bersih BUMN, Siapa Saja 'Korbannya'?

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
06 December 2019 10:38

Jakarta, CNBC IndonesiaMenteri BUMN, Erick Thohir, lagi-lagi menjadi sorotan publik setelah skandal Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal terkuak. Erick naik pitam dengan memecat Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), I Gusti Ngurah Askhara atau disapa Ari Askhara, karena melakukan tindakan yang tidak mencerminkan integritas seorang bos BUMN.

Belum genap 2 bulan, langkah Erick terus menarik sorotan dan menjadi media darling. Pendiri Mahaka Media ini dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu 23 Oktober silam, menggantikan menteri sebelumnya Rini Soemarno.

Sebelum menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick yang juga alumnus Universitas Nasional California, Amerika Serikat dan Glendale University ini sudah menjadi media darling dalam sebulan terakhir. Hal itu lantaran beberapa gebrakan Erick yang cepat, tertata, tapi memicu pro dan kontra.


CNBC Indonesia, merangkum beberapa gebrakan Erick Thohir selama menjabat sejak 23 Oktober hingga Jumat 6 Desember ini.

EIRKCFoto: Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir menggelar konferensi pers terkait perkembangan temuan 'MOGE' dalam pesawat Garuda. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)


1. Pecat Dirut Garuda
Erick memberhentikan secara tidak hormat (pecat) Direktur Utama Garuda Ari Askhara. Hal itu disampaikan Erick Setelah menemukan hasil investigasi penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat baru Garuda Airbus A330-900 yang dikirim langsung dari Prancis.

"Saya berhentikan dirut Garuda," tegas Erick Thohir, Kamis (5/12/2019).

Erick menceritakan kronologis penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton dan barang lainnya yang diselundupkan di pesawat baru Garuda.

Berdasarkan hasil investigasi dari Komite Audit Garuda bahwa motor Harley adalah milik AA. AA telah memberikan instruksi kepada bawahannya untuk mencari Harley Davidson Softail Head 1970-an, jenis motor klasik. Instruksi tersebut disampaikan pada 2018 dan pembelian dilakukan pada April 2019. Dana ditransfer langsung ke rekening pribadi bagian keuangan Garuda di Amsterdam.


Erick menjelaskan proses pemberhentian Dirut Garuda Ari Askhara tidak bisa dilakukan secara langsung karena perusahaan publik. Ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

"Tapi tidak tahu secepat apa, tapi langsung menunjuk Plt (pelaksana tugas). Individu yang terlibat mengundurkan diri daripada pencopotan tidak hormat. Itu hukum yang tidak enak dalam bermasyarakat," ujar Erick.

Tunjuk Ahok ke Pertamina & Pasang Chandra Hamzah di BTN
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading