Bawa Harley & Brompton Ilegal, Ini Penampakan Take Off Garuda

Market - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
03 December 2019 12:05
Bawa Harley & Brompton Ilegal, Ini Penampakan Take Off Garuda

Jakarta, CNBC Indonesia - Pihak Airbus selaku produsen yang mengirimkan pesawat sempat memposting penampakan foto take off pesawat Garuda sebelum dikirim ke Indonesia. Pesawat Airbus A330-900 Neo baru ini sempat jadi sorotan karena membawa komponen motor Harley Davidson bekas serta 2 unit sepeda Brompton yang diduga masuk secara ilegal masuk ke wilayah kepabeanan Indonesia.

Airbus melalui akun @Airbus yang diposting 18 November 2019, menampilkan gambar take off pesawat Airbus. Airbus mengucapkan selamat kepada Garuda Indonesia atas pesawat perdana Airbus A330 Neo yang dikirim. Airbus menjelaskan sebanyak 14 Airbus A330 Neo akan menjadi armada yang akan mendukung ekspansi bisnis Garuda dalam menawarkan untuk menambah pengalaman terbang para penumpang Garuda.

Kasubdit Humas Bea Cukai Deni Surjantoro mengatakan bahwa kejadian ini terjadi ketika pesawat Airbus A330-900 yang dipesan oleh Garuda Indonesia tiba di Indonesia pada 17 November 2019. Pesawat baru tersebut didatangkan dari Prancis.




Pada saat datang pesawat mengangkut 10 orang crew dan 22 orang penumpang. 10 orang crew sesuai dan 22 ada di passenger manifest. Namun, bersamaan dengan penerbangan tersebut terdapat 18 kotak yang dibawa di dalam kabin. Dalam pemeriksaan terungkap bahwa 15 kotak berisi berisi spare part motor HD dengan kondisi bekas. Sementara itu tiga kotak lainnya terdapat 2 sepeda Brompton baru.

VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan mengatakan Garuda Indonesia sudah melakukan prosedur sesuai aturan yang berlaku. Dia juga menegaskan, jika memang ada bea masuk atau pajak yang harus dibayarkan, hal tersebut akan dilakukan oleh penumpang yang membawa barang tersebut.

"Kalau memang membayar pajak, si karyawan akan membayar pajak. Kalau memang perlu re-ekspor ya re-ekspor. Kita sesuaikan dengan peraturan biasa dari bea cukai, poinnya itu," ujarnya kepada CNBC Indonesia di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading