BEI Suspensi Lagi FORZ & DEAL, Padahal Baru Dibuka Kemarin

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
20 November 2019 10:31
Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan penghentian sementara perdagangan dua saham.

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) dua saham pada perdagangan Rabu ini (20/11/2019) baik di pasar reguler maupun pasar tunas seiring dengan penurunan harga saham kumulatif yang signifikan.

Keduanya yakni saham PT Forza Land Indonesia Tbk (FORZ) dan Waran Seri I Forza Land Indonesia (FORZ-W), serta PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) dan Waran Seri I Freightinternational (DEAL-W).

Padahal, saham Forza baru dibuka Selasa kemarin dari suspensi Senin, tapi langsung kena penolakan sistem auto reject bawah penolakan sistem yakni minus 24,63% di level Rp 202/saham.


Hanya saja, menariknya, investor asing justru masuk pada di saham Forza ini kemarin yakni sebesar Rp 22,49 juta. Secara
year to date, asing keluar (net sell) dari saham ini mencapai Rp 20,08 miliar.

Sepekan terakhir, saham Forza terkoreksi hingga 47,40% dan
year to date minus 78%. Adapun saham DEAL sudah terkoreksi sepekan 67% dan year to date turun 8%.

"Bursa menghimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan," kata Kadiv Pengawasan Transaksi BEI Lidia M Panjaitan dan Kadiv Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy, dalam pengumuman BEI, Rabu ini.


Adapun untuk Dewata Freightinternational, sahamnya juga turun signifikan sehingga BEI perlu melakukan cooling down, dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambil keputusan investisasi di saham dan waran emiten terkait.


Forza adalah emiten yang bergerak di bidang pembangunan, pengelolaan dan perdagangan real estate atau properti, sementara Dewata bergerak di bisnis logistik dan transportasi.

Hingga saat ini belum ada pernyataan manajemen terkait dengan suspensi yang terjadi kemarin.

Mengacu laporan keuangan Forza per September 2019, pemegang saham Forza yakni PT Forza Indonesia 16,95%, Freddy Setiawan 20,45%, PT Narada Capital Indonesia 7,12%, dan publik 55,48%. Total saham Narada Indonesia mencapai 141.243.300 saham atau setara dengan Rp 37,85 miliar.

Untuk DEAL, pemegang saham per September 2019 adalah PT Bimada Paramita Adhyana sebesar 73,21% dan sisanya publik 26,79%.

(tas/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading