LPS Rate Turun, Saham BRI Naik 1,7%

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
19 November 2019 18:01
LPS Rate Turun, Saham BRI Naik 1,7%
Jakarta, CNBC Indonesia- Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 1,70% pada penutupan, Selasa (19/11/2019). Bank pelat merah ini menutup perdagangan dengan harga saham Rp 4.190/saham, naik 70 poin dibandingkan hari sebelumnya Rp 4.120/saham.

BBRI mencatat jual beli bersih (All Market) senilai Rp 130,25 miliar. Berdasarkan data RTI turn over bank pelat merah ini mencapai Rp 877,3 miliar. Beli asing tercatat Rp 762,3 miliar (43,44%), jual asing senilai Rp 632,1 miliar (36,02%).

Sementara beli domestik tercatat Rp 115 miliar (6,56%), dan jual domestik senilai Rp 245,2 miliar (13,98%). Volume saham Bank BRI diperdagangkan mencapai 212,6 juta, dan diperdagangkan sebanyak 11.350 kali.





Peningkatan saham BBRI ini didorong oleh keputusan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menurunkan tingkat bunga penjaminan sebesar 25 bps menjadi 6,25% untuk simpanan rupiah di bank umum, menjadi sentimen positif bagi bank BUMN ini.

Sementara untuk simpanan dalam bentuk valuta asing atau valas diturunkan juga 25 bps menjadi 1,75%. Sementara untuk BPS simpanan rupiahnya menjadi 8,75%.

"Tingkat bunga simpanan ini berlaku sejak 20 November 2019-24 Januari 2020," kata Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah di Kantornya, Selasa (19/11/2019).

Ada tiga pertimbangan yang membuat LPS menurunkan bunga penjaminan.


Pertama, tren suku bunga baik deposito maupun kredit terus menunjukkan penurunan. Kedua, kondisi likuiditas perbankan tidak ada permasalahan. Ketiga, nilai tukar rupiah dan kondisi global masih cukup stabil dan baik.

"Stabilitas sistem keuangan terjaga dengan baik. Itu tiga pertimbangan yang kami coba lakukan dalam melakukan evaluasi," kata Halim

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading