Internasional

Perang Dagang Jadi 'Boomerang' Bagi Ekonomi AS dan China

Market - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
06 November 2019 08:10
Jakarta, CNBC Indonesia - Perang dagang yang tengah berlangsung antara Amerika Serikat dan China justru merugikan kedua negara.

Menurut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), terjadi penurunan tajam dalam ekspor dan harga yang lebih tinggi bagi konsumen di kedua negara.


Dalam laporan lembaga PBB, Conference on Trade and Development (UNCTAD), kenaikan tarif membawa efek buruk bagi AS dan China dan berisiko menyebar ke ekonomi global.


"Perang dagang bukan hanya a lose-lose trade war bagi para pesaing utama, ini juga membahayakan stabilitas ekonomi global dan pertumbuhan masa depan," kata Kepala Divisi Perdagangan dan Komoditas Internasional UNCTAD Pamela Coke Hamilton dikutip dari AFP.

"Tarif AS ke China merugikan ekonomi kedua negara," tegasnya lagi.


Hal senada juga dikatakan ekonom UNCTAD Alessandro Nicita. Bahkan menurutnya, konsumen dan perusahaan AS merupakan pihak yang paling menderita karena perang dagang.

Laporan ini tidak memuat secara spesifik dampak pada China. Hanya saja dikatakannya perusahaan China terpaksa memotong biaya agar barang tetap murah untuk mempertahankan pasar.

[Gambas:Video CNBC]




Negara yang Untung
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading