Wow! "Sang Dirigen" & Komut BCA Transaksi Saham Miliaran

Market - Dwi Ayuningtyas, CNBC Indonesia
09 October 2019 06:43
Wow!
Jakarta, CNBC Indonesia - Aktivitas jual beli saham yang dilakukan oleh Komisaris Utama dan Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) banyak menarik perhatian investor saham. Sudah berkali-kali kedua pucuk pimpinan di bank swasta terbesar tersebut melaporkan aksi jual beli saham perusahaan yang mereka diawaki keduanya. 

Pada Rabu pekan lalu (2/10/2019) Presiden Komisaris D.E. Setijoso dan Presiden Direktur Jahja Setiaatmadja PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kompak menjual porsi kepemilikan sahamnya, dengan total transaksi penjualan mencapai Rp 10,33 miliar.


Jika dirinci, Setijoso menjual total 320 ribu unit atau 3.200 lot saham di harga Rp 30.275 dan Rp 30.235. Alhasil, mantan Direktur Utama BCA ini mendapatkan dana segar Rp 9,69 miliar.


Kemarin kembali melaporkan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menjual ratusan ribu lembar saham BBCA. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) Setijoso melepas 680.000 lembar atau 6.800 lot saham BBCA pada 3 Oktober 2019. Penjualan saham dilakukan pada harga Rp 30.100 dan Rp 30.125.


Dengan penjualan saham tersebut, maka mantan Direktur Utama BCA ini meraup dana segara Rp 20,47 miliar.

Alhasil, mantan Direktur Utama BCA ini mendapatkan dana segar Rp 9,69 miliar. Dengan demikian, selama 2 hari penjualan saham ini, Setijoso menghasilkan Rp 30,16 miliar.

Setelah penjualan, Setijoso masih memiliki 22,15 juta lembar saham BBCA. Dengan harga saham BBCA Rp 30.500, maka kepemilikan Setijoso setara dengan Rp 675,49 miliar.

Sedangkan, Jahja pada Rabu pekan lalu melego 21.100 unit atau 211 lot saham pada harga Rp 30.350 sehingga meraup dana segar Rp 640,48 juta.

Tim Riset CNBC Indonesia mencoba merangkum jumlah transaksi saham yang dilakukan oleh dewan direksi dan komisaris BBCA sepanjang tahun ini sesuai dengan surat yang disampaikan pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia. Data transaksi perdagangan terakhir tercatat hingga 2 Oktober 2019.

Tercatat total pembelian saham oleh dewan direksi dan komisaris mencapai Rp 23,57 miliar dan total penjualan sebesar Rp 13,33 miliar.

Komisaris & Direksi BCA Jual Saham (HOLD)Foto: CNBC Indonesia/Dwi Ayunintyas
Data di atas belum memperhitungkan penjualan Sutijoso pada 3 Oktober 2019

Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa sejatinya Setijoso sepanjang tahun ini juga membeli saham BBCA sebesar Rp 1,31 miliar, di mana jumlah saham yang dibeli sebanyak 46.682 unit pada harga rata-rata saham Rp 28.115/unit saham. Alhasil, posisi terakhir kepemilikan saham Setijoso ada di 22,83 juta unit.

Sementara Jahja sebelumnya juga menjual saham perusahaan dengan total transaksi penjualan hingga 2 Oktober 2019 mencapai Rp 3,63 miliar atas 130,7 ribu saham yang dimilikinya pada harga rata-rata Rp 27.000/unit saham.

Presiden Direktur BBCA juga tercatat beberapa kali membeli saham perusahaan dengan total transaksi pembelian senilai Rp 5,47 miliar. Dengan demikian, jumlah saham yang dimiliki Jahja per 2 Oktober 2019 sebanyak 8,17 juta unit.

Selain Jahja, 9 anggota direksi lainnya juga membeli saham perusahaan, di mana Henry Koenaifi membukukan transaksi pembelian paling besar mencapai Rp 2,41 miliar dengan total saham yang ditransaksikan sebanyak 84.745 unit dan rerata harga di Rp 28.833/unit.

Saham BCA Sempat Sentuh Rekor Terntinggi
[Gambas:Video CNBC]



TIM RISET CNBC INDONESIA (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading