Sumitomo Minat Akuisisi BNLI, Ini Jawaban Astra

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
20 September 2019 20:10
Sumitomo Minat Akuisisi BNLI, Ini Jawaban Astra
Jakarta, CNBC Indonesia - Rencana divestasi saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) oleh PT Astra Inetrnational Tbk (ASII) masih belum final. Alih-alih melepas kepemilikan saham, ASII mencatat kinerja BNLI terus membaik, hal ini terlihat dari rasio kredit bermasalah yang berhasil ditekan.

Beredar kabar di pasar, Sumitomo Mitsui Bank Corporation (SMBC) akan masuk ke bursa perebutan PT Bank Permata Tbk (BNLI), dan menjadi penantang baru pesaing lainnya yang sudah lebih dulu menyampaikan minat mencaplok Bank Pertama yaitu Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd (OCBC).

Sumitomo dan OCBC dikabarkan akan membeli saham Bank Permata milik PT Astra international Tbk (ASII) dan Standard Chartered Bank (Stanchart) yang masing-masing mengantongi 44,56% saham atau berarti 12,49 miliar unit saham Bank Permata. Sisanya yaitu 3,04 miliar saham atau 10,88%-nya masih dimiliki investor publik.



Sayangnya, Direktur Astra Internasional Suparno Djasmin masih belum mau memberikan keterangan lebih rinci mengenai rencana strategis itu.

"Saya tidak mau berkomentar mengenai hal itu (rencana akuisisi Sumitomo Mitsui)," kata Suparno Djasmin di Menara Astra, Sudirman, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Alih-alih berbicara mengenai akuisisi, Abong, sapaan akrabnya, justru menuturkan kinerja Bank Permata yang berhasil menekan rasio kredit bermasalah dari 8,8% pada 2016, hasil yang terburuk yang ditorehkan perseroan.

BNLI juga sempat mengalami masa-masa sulit pada 2015-2016 lalu. Sejak saat itu perseroan berbenah dan menjaga coverage ratio di atas 160%. Alhasil, pada Juni 2019 NPL Bank Permata berhasil ditekan menjadi 3,6%.

Namun jika langkah akuisisi berlanjut dan Sumitomo menang terhadap pesaing terdekat lain yaitu OCBC, maka akan turut memunculkan akuisisi dan penggabungan usaha terhadap bank domestik SMBC yang baru rampung selesai diakuisisi pada Februari lalu yaitu PT Bank BTPN Tbk (BTPN).

Dalam kesempatan sebelumnya, Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto juga belum mengambil sikap apakah Bank Permata akan dilepas kepemilikan sahamnya atau tetap dipertahankan. Begitu pun ia masih juga bergeming mengenai siapa saja nama yang sudah mengajukan untuk membeli saham Bank Permata.


Dia hanya menjelaskan, fokus perusahaan saat ini ialah membenahi kinerja Bank Permata.

"Semua perusahaan apapun yang ada di Astra kita akan perbaiki, don't worry about that," ungkap Prijono usai paparan publik di BEI, Jakarta, Senin (26/8/2019).

"Saya tidak mengatakan apa apa ya [dijual atau dipertahankan], no comment," kata dia.


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading