Kabar Giant Tutup Gerai Lagi, Ada Dugaan Gagal Bersaing

Market - Suhendra, CNBC Indonesia
13 September 2019 10:50
Kabar Giant Tutup Gerai Lagi, Ada Dugaan Gagal Bersaing
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten peritel PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) dikabarkan akan menutup salah satu gerai Giant di Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Giant adalah satu dari tiga brand yang dinaungi Hero selain Guardian dan IKEA.

Penutupan ini menambah daftar panjang gerai-gerai Giant yang tutup pada tahun ini. Sebelumnya pada 28 Juli, Hero juga menutup enam gerai Giant yakni Giant Express Cinere Mall, Giant Express Mampang, Giant Express Pondok Timur, Giant Extra Jatimakmur, Giant Extra Mitra 10 Cibubur, dan Giant Extra Wisma Asri (Bekasi Utara).

Wakil Ketua Umum Aprindo Tutum Rahanta kepada CNBC Indonesia, menanggapi soal kabar penutupan gerai Giant yang kesekian kalinya. Ia bilang, sektor ritel mau tak mau harus melakukan langkah penutupan gerai bila ada indikator-indikator masalah.


"Dalam ritel biasa soal penutupan dan buka outlet, kerena gagal bersaing, lokasi, inovasi, dan manajemen," kata Tutum.



Tutum sepaham dengan pandangan bahwa ritel-ritel macam Giant yang banyak lokasi usahanya banyak menyewa tempat punya beban tersendiri bagi bisnis ritel, termasuk soal kenaikan sewa tempat dan biaya lainnya. Ritel-ritel lokal yang umumnya sudah punya lokasi lahan sendiri tanpa menyewa relatif bisa bertahan.

"Iya kenaikan-kenaikan biaya juga bagian dari pemicu [tutup]," katanya.



Sebelumnya pantauan detikcom, Giant di Poins Square sedang melakukan cuci gudang dari 1 Agustus hingga 29 September mendatang. Toko ini tengah mengobral habis barang dagangannya.

Giant yang berada di lantai dasar Poin Square itu memang sudah menempelkan banyak selebaran pemberitahuan obral besar-besaran. Salah satunya tertulis 'Semua Harus Terjual Habis'.



"Emang lagi obral besar-besaran, cuci gudang," kata salah satu karyawan kepada detikcom, di Poins Square, Jakarta, Kamis (12/9/2019).




Hingga saat ini CNBC Indonesia belum mendapatkan keterangan resmi dari manajemen HERO terkait informasi detail penutupan gerai ini. Tony Mampuk, Corporate Affairs GM Hero Supermarket menegaskan sudah lagi tak menjabat di posisi tersebut dan merekomendasikan narasumber Hero lainnya.


Sebelumnya dalam konteks penutupan enam gerai Giant pada 28 Juli lalu, Direktur Hero Supermarket Hadrianus Wahyu Trikusumo sempat membeberkan soal alasan di balik penutupan enam toko tersebut. Penutupan enam toko Giant tersebut disebabkan oleh persaingan ritel makanan di Indonesia yang semakin ketat.



"Ritel makanan di Indonesia mengalami peningkatan persaingan dalam beberapa tahun terakhir karena perubahan pola belanja konsumen. Giant adalah brand yang kuat namun kami harus terus beradaptasi untuk bersaing secara efektif dengan menerapkan program multi-year transformation untuk memberikan peningkatan jangka panjang," kata Hadrianus dikutip dari detikcom.

Ritel konvensional masih terjungkal

[Gambas:Video CNBC]


(hoi/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading