Trump Sanjung China, Harga Emas Turun Lagi

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
12 September 2019 06:49
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia turun tipis di perdagangan pasar spot hari ini. Sang logam mulai masih berada di bawah US$ 1.500/troy ons.

Pada Kamis (12/9/2019) pukul 06:25 WIB, harga emas berada di US$ 1.492,4/troy ons. Turun 0,33% dibandingkan hari sebelumnya.

Kemarin, harga emas naik 0,8% setelah amblas empat hari berturut-turut. Akan tetapi penguatan itu ternyata cuma bertahan sehari, setidaknya sampai hari ini.




Sepertinya minat investor terhadap instrumen berisiko (risk appetite) kembali meninggi setelah membaiknya hubungan Amerika Serikat (AS) dan China. Kemarin, China menghapus pengenaan bea masuk untuk importasi 734 produk AS di antaranya daging sapi, daging babi, kedelai, dan tembaga.


Produk-produk ini adalah bagian dari daftar barang-barang impor dari AS senilai US$ 50 miliar yang kena bea masuk sejak Juli tahun lalu. Namun pembebasan bea masuk ini harus diajukan oleh pengusaha, yang harus membuktikan bahwa mereka memang terkena dampak perang dagang.

"Kami sedang menyiapkan aplikasinya, akan segera kami serahkan. Ini adalah kabar yang sangat baik," kata Shi Lei, seorang manajer di perusahaan importir daging yang berbasis di Beijing, seperti diberitakan Reuters.


(BERLANJUT KE HALAMAN 2)


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading