Unggul Dengan Laba Terbesar, NIM BRI Tetap Paling Tinggi

Market - Dwi Ayuningtyas, CNBC Indonesia
14 August 2019 13:10
BRI memastikan bahwa tahtanya tidak akan mudah direbut oleh para pemain besar industri perbankan Tanah Air.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pada paruh pertama 2019, sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memastikan bahwa tahtanya tidak akan mudah direbut oleh para pemain besar industri perbankan Tanah Air.

Hal ini dikarenakan, hingga akhir Juni 2019, perusahaan mampu mencatatkan perolehan laba bersih (entitas induk) paling tinggi, tidak hanya di antara pesaing Bank BUKU IV, tetapi juga rekan-rekan emiten BUMN.






Dari grafik di atas terlihat bahwa BBRI mampu menduduki posisi jawara dengan perolehan keuntungan mencapai Rp 16,16 triliun, unggul Rp 2,63 triliun dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang mencatatkan laba senilai Rp 13,53 triliun.

Terlebih lagi, capaian laba tertinggi diperoleh perusahaan hanya dengan mencatatkan pertumbuhan satu digit, di saat mayoritas bank BUKU IV lainnya mencatatkan peningkatan laba dua digit.

Pada semester I-2019, laba bersih BBRI tumbuh 8,56% secara tahunan (year-on-year/YoY). Sementara itu laba BMRI dan BBCA tercatat tumbuh masing-masing 11,11% YoY dan 12,61% YoY.

Lebih lanjut, tahta jawara laba tertinggi berhasil dipertahankan oleh BBRI salah satunya didorong oleh tingginya marjin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) perusahaan.

Sebagai informasi, NIM adalah salah satu rasio yang digunakan untuk mencermati profitabilitas perusahaan dalam mengelola aset produktifnya untuk menghasilkan keuntungan. Jadi semakin tinggi NIM, semakin baik profitabilitas bank tersebut.





Melansir grafik di atas, pada paruh pertama tahun ini marjin bunga bersih perusahaan tetap unggul di level 7,02%. Padahal, nilai tersebut turun jika dibandingkan dengan perolehan semester I-2018 yang sebesar 7,64%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(dwa/dwa)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading