Terungkap! BI Beberkan Penyebab Rupiah Loyo ke Rp 14.200/US$

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
02 August 2019 10:47
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah di perdagangan pasar spot hari ini.
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Ketegangan yang mewarnai dunia membuat mata uang Garuda tertekan.

Pada Jumat (2/8/2019) pukul 09:02 WIB, US$ 1 setara dengan Rp 14.205. Rupiah melemah 0,67% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya dan menyentuh titik terlemah sejak 19 Juni.

Lantas, apa yang menjadi pemicu pelemahan rupiah?


Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Moneter BI Nanang Hendarsah mengemukakan pelemahan rupiah dipicu oleh aksi profit taking di pasar obligasi yang merespons risiko keputusan AS yang kembali mengenakan tarif produk impor baru untuk barang China.

Terungkap! BI Beberkan Penyebab Rupiah Loyo ke Rp 14.200/US$Foto: Nanang Hendarsah (Dok Bank Indonesia)


"Depresiasi rupiah didorong oleh aksi ambil untung di bond market, yang kamu pikir ini bersifat sementara," kata Nanang kepada CNBC Indonesia, Jumat (2/8/2018).

"Juga didorong oleh risiko setelah AS akan mengenakan tarif baru untuk China," sambung Nanang.

Seperti diketahui, Presiden Donald Trump kembali memantik api perang dagang dengan China. Eks taipan properti itu mengancam bakal menerapkan bea masuk 10% bagi impor produk-produk China senilai US$ 300 miliar.

Padahal delegasi AS baru saja kembali dari negosiasi dagang di Shanghai, perundingan yang disebut cukup konstruktif oleh kedua belah pihak. Namun sang presiden justru membuat suasana kembali keruh.

Sejauh ini belum ada respons dari Beijing mengenai rencana Trump tersebut. Namun sangat mungkin China akan murka dan melancarkan serangan balasan dengan balik mengenakan bea masuk terhadap produk-produk made in the USA.

Terlepas dari itu, BI melihat situasi ini hanya bersifat sementara dan tidak akan berlarut-larut.





(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading