Pajak Reksa Dana 0% Lho, Saatnya Investasi!

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
02 August 2019 08:41
Tarif pajak untuk keempat instrumen tersebut akan diberikan sebesar nol persen alias bebas pajak.
Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi Anda yang ingin memulai investasi, khususnya di instrumen reksa dana, mungkin saat ini adalah waktu yang tepat. Pasalnya, akan ada relaksasi dari sisi perpajakan untuk instrumen tersebut.

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak)
Kementerian Keuangan pun menghembuskan kabar gembira bagi para pelaku usaha nasional maupun kepada investor pemula yang ingin berinvestasi di reksa dana maupun instrumen pasar modal lainnya.

Relaksasi yang diberikan otoritas pajak yakni kepada wajib pajak (WP) pemilik reksa dana, dana investasi infrastruktur (DINFRA), dana investasi real estate (DIRE), hingga Kontrak Investasi Kolektif - Efek Beragun Aset (KIK - EBA).


Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Hestu Yoga Saksama mengemukakan, tarif pajak untuk keempat instrumen tersebut akan diberikan sebesar nol persen alias bebas pajak.

Relaksasi ini rencananya akan dimasukkan dalam revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 100/2013 tentang Pajak Penghasilan (PPh) Bunga Obligasi. Adapun revisi aturan tersebut akan dikeluarkan dalam waktu dekat.


Rencananya, tarif pajak yang diberikan kepada keempat instrumen tersebut akan berlaku sampai 2020, sebelum dikenakan tarif sebesar 10%. Meski begitu, Hestu enggan berbicara lebih detail mengenai relaksasi ini.

Relaksasi yang diberikan otoritas pajak merupakan upaya untuk menjalankan visi misi pemerintah yang saat ini tengah memperkuat pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia.

Simak reksa dana mana yang paling cuan?

[Gambas:Video CNBC]




(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading