Diterpa Gagal Bayar, Website Duniatex Langsung Down

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
24 July 2019 13:36
Situs Duniatex mendadak tidak bisa diakses publik.
Jakarta, CNBC Indonesia - Paska mencuatnya kabar gagal bayar produsen tekstil Indonesia PT Delta Merlin Dunia Textile (DMDT) yang tergabung dalam Grup Duniatex, situs perseroan mendadak tidak bisa diakses publik.

CNBC Indonesia mencoba membuka laman perseroan, Rabu (24/7/2019) duniatex.com, namun hingga kini, domain tersebut masih belum bisa diakses.

"The server is temporarily unable to service your request due to bandwidth limit has been reached for this site. Please try again later," tulis pengumuman, di laman duniatex.com.



Sebelum gagal bayar mencuat, sebelumnya lembaga pemeringkat global, Standard & Poors (S&P) memangkas peringkat utang jangka pannjang DMDT termasuk juga surat utang unsecured notes yang diterbitkan perusahaan dari BB- menjadi CCC-, atau diturunkan enam notch.

Alasan pemangkasan peringkat DMDT karena perusahaan menghadapi tantangan likuiditas yang besar yang juga sedang dialami oleh Grup Duniatex. Hal ini terlihat dari terlewatnya pembayaran kewajiban bunga atas obligasi senilai US$ 260 juta sekitar dua minggu lalu oleh PT Delta Dunia Sandang Tekstil (DDST).

S&P menegaskan bahwa kondisi kesulitan keuangan yang membayangi Grup Duniatex dan DSST akan berdampak negatif pada operasional DMDT. Pasalnya, DDST merupakan anak usaha yang bergerak di bidang pemintalan dan merupakan pemasok utama untuk DMDT.


S&P juga memberikan prospek negatif pada DMDT karena perusahaan berpotensi menghadapi kesulitan untuk memenuhi kewajiban utang kredit sindikasi senilai US$ 5 juta yang akan jatuh tempo pada September 2019.

Menjawab hal ini, melansir pemberitaan Bloomberg, eksekutif Duniatex menyampaikan tengah berupaya membantu anak usahanya.

"Kami mencoba membantu DMDT sebagai penerbit obliglasi. Kami akan menyampaikan update selanjutnya," tulisnya.

[Gambas:Video CNBC]


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading