KPK Geledah Rumah Pejabat Bank Jatim? Saham BJTM Gimana?

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
12 July 2019 09:03
KPK Geledah Rumah Pejabat Bank Jatim? Saham BJTM Gimana?
Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggeledah rumah yang diduga milik salah seorang komisaris PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), salah satu emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Rumah yang digeledah itu berada di kawasan perumahan Bhakti Husada Surabaya, Jawa Timur.

Berdasarkan informasi di lapangan, dilansir CNN Indonesia seperti dikutip dari Antara, sejumlah warga setempat mengaku melihat sejumlah petugas dengan pengawalan Brimob di rumah tersebut selama 5 jam.


"Mereka sempat menunjukkan kartu tanda pengenal dari KPK saat warga bertanya," ujar salah seorang warga, Sholeh Sumpil.


Diketahui, dari informasi itu, petugas lembaga anti-rasuah itu datang sekitar pukul 11.00 WIB dan baru meninggalkan rumah yang diduga milik pejabat yang pernah menjabat Kepala Bappeda Jatim itu pada pukul 15.00 WIB.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku belum mengetahui dan tidak menerima informasi adanya penggeledahan oleh KPK di rumah yang diduga milik salah seorang komisaris Bank Jatim tersebut.

"Belum, saya belum menerima informasi. itu, Saya malah baru tahunya dari sampean (wartawan). Nanti saya cari tahu dulu," jelasnya, dikutip CNN Indonesia.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait kasus yang sedang dikembangkan oleh KPK itu.

Situs resmi Bank Jatim mencatat, bank daerah ini didirikan dengan nama PT Bank Pembangunan Daerah Djawa Timur pada tanggal 17 Agustus 1961. Entitas induk terakhir dari bank ini adalah Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bank Jatim masuk BEI melalui mekanisme penawaran perdana saham (IPO) pada 12 Juli 2012 dengan kode emiten BJTM. Perseroan saat itu menawarkan 20% saham ke publik, dengan harga saham perdana sebesar Rp 430/saham dan memperoleh dana segar Rp 1,2 triliun. Saham perseroan pada perdagangan Kamis kemarin (11/7/2019) diperdagangkan di level Rp 640/saham.

Berikut jajaran komisaris perusahaan

Komisaris Utama: Akhmad Sukardi
Komisaris: Budi Setiawan
Komisaris Independen: Rudi Purwono
Komisaris Independen: Candra Fajri Ananda

Direksi:
Direktur Utama: R Soeroso
Direktur Menengah dan Korporasi: Su'udi
Direktur Retail Konsumer dan Usah Syariah: Tony Sudjiaryanto
Direktur Operasional : Rudie Hardiono
Direktur Kepatuhan dan Human Capital : Hadi Santoso
Direktur Management Risiko: Rizyana Mirda
Direktur Keuangan : Ferdian Timur Satyagraha

(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading