Masuk Bursa, Saham Surya Fajar Kena Auto Reject Atas!

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
19 June 2019 10:28
Masuk Bursa, Saham Surya Fajar Kena Auto Reject Atas!
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten anyar yang bergerak di bidang investasi, PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. Surya Fajar menjadi perusahaan ke-16 yang tercatat tahun ini dan emiten ke-633 di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Saat debut perdana, saham Surya Fajar Capital menguat 130 poin atau 69,15% ke level Rp 318/saham dari harga penawaran Rp 188/ saham. Pada pukul 10.13 WIB, saham SFAN tetap di level Rp 318/saham karena terkena auto reject atas (ARA), dengan nilai transaksi Rp 1,02 juta dan volume perdagangan 3.200 saham.

Auto rejection adalah batas maksimum dan minimum untuk kenaikan dan penurunan harga suatu saham sehari di BEI. Ketentuannya, 35% bagi saham dengan rentang harga Rp 50-Rp 200, sebesar 25% bagi saham dengan rentang Rp 200-Rp 5.000, dan 20% bagi saham dengan rentang harga di atas Rp5.000. Adapun pada saat listing perdana, berlaku dua kali lipatnya.


SFAN yang bergerak di bidang konsultasi keuangan itu melepas sebanyak-banyaknya 212,5 juta saham atau setara 20% saham dengan raihan dana IPO sebesar Rp 39,95 miliar.

Presiden Direktur SFAN Hary Herdiyanto mengatakan, 58% dana dari hasil IPO akan dipakai untuk memperkuat modal anak usaha, yaitu PT Surya Fajar Sekuritas dan PT Bursa Akselerasi Indonesia. Sisanya, 42% dipakai untuk investasi dan modal kerja.

"Dana IPO akan mempercepat pengembangan usaha perseroan secara eksponensial," kata Hary, saat seremoni pencatatan perdana di BEI, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Tidak hanya itu, dengan IPO, kata dia akan memperkuat struktur permodalan, menerapkan prinsip good corporate governance dan membuka akses yang lebih luas terhadap sumber pendanaan alternatif di pasar modal.

Dari gelaran IPO tersebut, perseroan perseroan menunjuk PT Victoria Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Berbarengan dengan pencatatan saham perdana, Surya Fajar juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak 297,5 juta sebagai sweetener atau pemanis bagi investor, di mana setiap lima saham baru akan berhak mendapat satu waran seri I dengan harga pelaksanaan waran di Rp 235/ saham. Masa pelaksanaan waran seri I berlangsung pada 19 Desember 2019 -19 Juni 2020.



(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading