Prabowo Tempuh Jalur MK, Reli IHSG Akan Berlanjut

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
21 May 2019 - 14:43
Prabowo Tempuh Jalur MK, Reli IHSG Akan Berlanjut
Jakarta, CNBC Indonesia - Langkah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang akan mengajukan gugatan sengketa hasil Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) justru mendapat respons positif dari pelaku pasar modal.

PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) dalam riset tengah hari, Selasa (21/5/2019), menyebutkan bahwa tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I akan berlanjut hingga penutupan di sesi II sore nanti.


"IHSG masih melanjutkan penguatan ke zona hijau setelah beberapa hari yang lalu mengalami penurunan yang cukup dalam. Didorong oleh tensi politik yang relatif aman, pascapengumuman Pilpres oleh KPU, di mana pasangan Prabowo - Sandiaga akan menempuh langkah hukum yang sesuai konstitusi dengan mengajukan gugatan sengketa hasil Pilpres ke MK," tulis riset Panin Sekuritas, Selasa ini.


Pada perdagangan sesi II pukul 14.40 WIB, penguatan IHSG mulai berkurang menjadi 0,56% di level 5.939, padahal sempat menyentuh level tertinggi hari ini yakni 5.996.

Sebelumnya, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memutuskan untuk mengajukan gugatan ke MK karena menolak hasil Pipres 2019 yang diumumkan KPU dini hari tadi.

Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan keputusan itu diambil dalam rapat internal yang digelar pagi ini di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan.


"Menyikapi hasil dari KPU RI yang sudah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pada dini hari tadi. Rapat hari ini memutuskan bahwa paslon 02 akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," kata Sufmi, seperti dikutip dari detikcom, Selasa (21/5/2019).

Merespons hal tersebut, pelaku pasar berharap tidak ada kejadian signifikan yang akan membuat pasar terkoreksi. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Octavianus Budiyanto berharap tak ada gejolak lanjutan setelah pengumuman tersebut.

Jika ada pihak yang menyanggah hasil rekapitulasi KPU, maka harus dilakukan dalam koridor yang konstitusional melalui MK.

"Setelah penetapan pemenang Pilpres harus kita hormati dan ini merupakan pilihan rakyat untuk pasangan yang terbaik saat ini," kata Oky, sapaan akrabnya, kepada CNBC Indonesia, Selasa (21/5/2019).

Oky yang juga menjabat Direktur Utama Kresna Sekuritas ini menyatakan tentu akan ada imbas dampak pengumuman penetapan pemenang Pilpres bagi pasar saham domestik, lantaran optimisme pelaku pasar atas kembali terpilihnya petahana.

"Seperti pemilu-pemilu sebelumnya yang berjalan damai dan demokratis akan ada euforia kenaikan IHSG," lanjutnya.


Namun, ia mengingatkan, kenaikan itu hanya bersifat temporer, karena fundamental sebetulnya bersumber dari kinerja perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Terlebih lagi, ketidakpastian ekonomi global yang meningkat akibat eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China, bisa menjadi ancaman menekan harga komoditas andalan Indonesia.

Oleh karena itu, ke depan, lanjut Oky, pemerintahan Jokowi pada periode kedua, khususnya menteri ekonomi bisa meningkatkan bagaimana daya saing ekspor dan mengatasi masalah transaksi perdagangan yang defisit. (hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading