22 Mei, BEI Tegaskan Tidak Tutup Perdagangan Saham

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
20 May 2019 - 17:17
22 Mei, BEI Tegaskan Tidak Tutup Perdagangan Saham
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan tak akan menutup perdagangan saham pada Rabu (22/5/2019) mendatang yang bertepatan dengan hari pengumuman hasil Pemilihan Umum oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebab situasi dinilai tetap terkendali.

"Ya tidak [ditutup] lah. Kan sudah ada protokol krisis," kata Laksono Widodo, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI kepada CNBC Indonesia, Senin (20/5).

Namun demikian, jika terjadi kondisi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang signifikan, maka Bursa akan menerapkan crisis protocol.
 Protokol ini diterapkan jika IHSG sudah mengalami koreksi lebih dari 2%. Pada level tersebut bursa akan berhati-hati.


Jika level pelemahan terus meningkat ke 5% maka Bursa akan melakukan analisis dan jika bertambah hingga 7,5% akan dilakukan pertemuan dengan Crisis Meeting Team (CMT).

"Jika turunnya sudah 10% kami akan melakukan auto hold perdagangan," kata mantan Managing Director PT Mandiri Sekuritas ini.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Polisi) Tito Karnavian memastikan akan ada pengamanan khusus di objek-objek ekonomi jelang pengumuman hasil rekapitulasi suara nasional oleh KPU pada 22 Mei 2019.

Hal itu disampaikan Tito selepas penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Bantuan Pengamanan, Penegakan Hukum, dan Pemanfaatan Sumber Daya di Bidang Industri di Ruang Garuda, kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (20/5/2019).


"Ya. Ya. Kita amankan bersama-sama dengan pengamanan swakarsa setempat, Satpol PP dan satpam. Kecuali kalau mereka minta pengamanan tambahan dari Polri, kita akan tambahkan," ujar Tito.
(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading