BPJS-TK Borong Saham BUMN, Apa Saja yang Dipilih?

Market - Houtmand P Saragih & Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
20 May 2019 11:09
BPJS-TK Borong Saham BUMN, Apa Saja yang Dipilih?
Jakarta, CNBC Indonesia - Perlahan tapi pasti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai keluar dari tekanan. Saham-saham milik badan usaha milik negara (BUMN) mulai diborong investor institusi lokal.

Salah satu investor institusi lokal yang mulai berburu saham "murah" adalah BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK). Menurut para pelaku pasar, badan jaminan sosial yang mengelola dana sekitar Rp 390 triliun ini sedang aktif memburu saham-saham perusahaan BUMN.


Saham-saham yang menjadi incaran BPJS Ketenagakerjaan di antaranya saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang saat ini sedang bergerak naik 1,41%.


Lalu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang masih bertahan pada level harga Rp 3.790/saham.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) juga menjadi target buruan BPJS Ketenagakerjaan. Harga saham operator telekomunikasi Indonesia ini naik 2,56%.

Dari sektor konstruksi, saham-saham yang diburu pengelola dana pekerja ini, di antaranya PT Jasa Marga Tbk (JSMR) yang tercatat naik 4,48%. Dan saham tambang yang jadi incaran adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang naik 1,82%.

BPJS Ketenagakerjaan menggunakan sejumlah broker dan manajer investasi besar untuk masuk membeli saham-saham tersebut.

Akhir pekan lalu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengatakan, anjloknya saham ini tidak membuat pihaknya untuk berhenti membeli instrumen keuangan yang aada di pasar modal Indonesia.

Ia menilai, justru ini adalah kesempatan bagus untuk membeli instrumen yang ada karena harganya lagi murah.

"Yang jelas kita, kalau kita seorang pebisnis, mau melakukan jual beli, kita akan beli barang pada saat harganya mahal atau saat harganya murah? Kita beli harga murah kan. Sekarang itu harganya murah atau mahal? Nah murah. Kalau sebagai pedagang kita harus membeli. Kira-kira begitu," ujarnya saat ditemui di Ancol, Sabtu (18/5/2019).

Bahkan, ia menekankan pihaknya berencana untuk memborong sektor-sektor yang dinilai akan menguntungkan untuk dijual kembali saat harga saham kembali menguat.

"Pasti (masih beli). Kita enggak akan keluar. Justru inilah saatnya. Saatnya kita akan memborong," jelasnya.

Terkait saham pilihan, BPJSTK masih akan melihat dan membicarakan bersama tim yang akan memberikan benefit untuk ke depannya.

"Tentunya kita akan melihat mana-mana yang punya potensi dan secara fundamentalnya bagus, tentu kita akan masuk," tegasnya.


Simak ulasan target bisnis BPJS Ketenagakerjaan 2019

[Gambas:Video CNBC] (hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading