BPJS & Dapen Dikabarkan Masuk Pasar Selamatkan Jatuhnya IHSG

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
16 May 2019 15:21
Pemodal institusi lokal dikabarkan masuk ke pasar saham pada saat pemodal asing justru keluar.
Jakarta, CNBC IndonesiaIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perlahan mulai menguat, meskipun belum ada katalis yang cukup kuat. Pemodal institusi lokal dikabarkan masuk ke pasar saham pada saat pemodal asing justru keluar.

Menurut pelaku pasar, hari ini investor institusi lokal seperti BPJS Ketenagakerjaan dan Dana Pensiun (Dapen) mulai masuk ke pasar saham. Ini membuat koreksi IHSG berangsur-angsur menipis.

CNBC Indonesia menerima informasi dari beberapa para pelaku pasar yang menyebutkan kedua investor tersebut masuk. Pemodal besar domestik tersebut tampaknya memanfaatkan harga murah saham-saham yang sudah terkoreksi dalam sepanjang pekan ini.



Pada saat perdagangan sesi I, IHSG sempat jatuh 1,06% ke level 5.917,79. Setelah Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) mengumumkan mempertahankan suku bunga acuannya di angka 6%. Pada perdagangan pukul 14:46 WIB, koreksi IHSG mulai menipis menjadi 0,49% ke 5.951,36 poin.

RDG edisi Mei 2019 Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan, BI-7 Day Reverse Repo Rate, di level 6%.

"Keputusan tersebut sejalan dengan menjaga stabilitas eksternal di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam Konferensi Pers, Kamis (16/5/2019).

Tingkat suku bunga acuan BI yang tidak berubah sesuai dengan ekspektasi pasar. Alasan Perry mempertahankan suku bunga acuan adalah karena menurutnya siklus kredit perbankan tanah air masih tumbuh 11,5% secara tahunan pada Maret 2019.

Selain itu, kinerja keuangan perusahaan publik pada kuartal I-2019 juga cukup memuaskan. Lalu, nilai tukar rupiah diproyeksi stabil dan bergerak sesuai mekanisme pasar.

Namun hingga berita ini ditulis, aksi jual (net sell) investor asing semakin membengkak dan mencapai Rp 615,14 miliar de. Padahal pada akhir perdagangan bursa sesi I hanya tercatat net sell asing sebesar Rp 296,75 triliun.
(hps/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading