Saham Emiten Rokok Melesat Saat IHSG Tertekan, Ada Apa?

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
09 May 2019 - 11:43
Saham Emiten Rokok Melesat Saat IHSG Tertekan, Ada Apa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak dua saham produsen rokok yang menghuni daftar Indeks LQ-45 melonjak lebih dari 3% pada perdagangan Kamis ini (9/5/2019).

Investor tampaknya mulai berburu saham-saham murah, saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi dalam karena sentimen politik domestik dan perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang kian memanas.

Kedua saham tersebut adalah PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Harga saham HMSP melesat 3,27% ke level Rp 3.470/saham dengan volume perdagangan mencapai 25,06 juta unit senilai Rp 86,53 miliar.


Lalu saham GGRM naik 3,14% ke level Rp 84.600/saham, volume perdagangan saham mencapai 1,52 juta saham senilai Rp 127,73 miliar.

Di luar kedua saham tersebut, saham perusahaan rokok lain yang banyak diborong investor hari ini adalah PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM). Saham WIIM melesat 6,09% ke level Rp 244/saham.

Menurut Riset MNC Sekuritas, kebijakan pemerintah menahan kenaikan harga cukai pada 2019 akan berdampak positif kepada kinerja emiten rokok.

Selain itu, hingga saat ini pertumbuhan penjualan rokok jenis SKM (sigaret kretek mesin) Full Flavor masih mendominasi penjualan rokok nasional.
Beberapa waktu lalu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tengah melakukan kajian lebih dalam untuk menaikkan tarif cukai tembakau alias rokok. Tahun ini pun dimungkinkan terjadi.

Kasubdit Tarif Cukai dan Harga Dasar DJBC Sunaryo kepada CNBC Indonesia, Selasa (23/4/2019) mengungkapkan kenaikan tarif cukai bisa dilakukan tengah tahun ini dalam APBN-P.

"Dalam praktiknya pernah terjadi khususnya ketika periode APBN April Maret. APBN-P bisa menjadi pertimbangan perlu tidaknya perubahan policy," kata Sunaryo.

Adapun alasannya, karena lonjakan produksi dari produk hasil tembakau tersebut. Selain itu pemberantasan rokok ilegal menjadi salah satu alasan menaikkan cukai tengah tahun ini, tetapi hal ini belum ada tindak lanjut.


(hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading