Puradelta Bagi Dividen Rp 1,01 T, Tiap Saham Dapat Berapa?

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
23 April 2019 12:35
Puradelta Bagi Dividen Rp 1,01 T, Tiap Saham Dapat Berapa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten pengembang kawasan industri, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) membagikan dividen tunai sebesar Rp 1,01 triliun atau Rp 21 per saham kepada pemegang saham. Hal itu disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham tahunan perseroan.

Direktur Independen Puradelta Lestari Tondy Suwanto menjelaskan pembagian dividen tersebut telah mempertimbangkan jumlah dana yang akan digunakan untuk belanja modal maupun kegiatan operasional perseroan.

"Berdasarkan posisi kas yang dimiliki saat ini, DMAS memutuskan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham," kata Tondy, dalam acara paparan publik perseroan di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa (23/4/2019) di Jakarta.

Selain menyetujui pembagian dividen, perusahaan juga merombak jajaran direksi dan komisaris. Rapat menyetujui pengangkatan Yu Mizuike sebagai wakil presiden komisaris, Hirofumi Takeda sebagai komisaris dan mengangkat Shinji Yoneda sebagai wakil presiden direktur.


Sepanjang kuartal I-2019 Puradelta Lestari mencatatkan marketing sales senilai Rp 914 miliar. Jumlah tersebut lebih tinggi jika dibanding dengan marketing sales perusahaan full year.

Nilai tersebut sudah mencapai 73% dari total target marketing sales tahun ini yang dipatok di angka Rp 1,25 triliun. Disumbang dari penjualan lahan industri seluas 19 hektar dan penjualan lahan komersial seluas 9 hektar.

Adapun sepanjang tahun lalu pengembang kawasan Delta Mas ini mengantongi marketing sales sebesar Rp 884 miliar sepanjang 2018. Angka tersebut lebih rendah dari marketing sales yang ditargetkan sebelumnya sebesar Rp 1,25 triliun.

Sementara untuk laba bersih di tahun lalu perusahaan berhasil mengantongi sebesar Rp 496,20 miliar. Perolehan tersebut turun 24,46% dari perolehan laba bersih pada tahun sebelumnya sebesar Rp 657,11 miliar.

DMAS membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 1,03 triliun di akhir 2018, turun 22,45% dari perolehan tahun sebelumnya Rp 1,33 triliun. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading