Pelemahan Permintaan Berpotensi Tekan Harga CPO Hari Ini

Market - Taufan Adharsyah, CNBC Indonesia
22 April 2019 - 08:55
Pelemahan Permintaan Berpotensi Tekan Harga CPO Hari Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) acuan kontrak Juni di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup menguat 0,32% di posisi US$ 2.190/ton pada perdagangan Jumat (19/4/2019).

Penguatan harga CPO terjadi setelah amblas hingga 1% pada perdagangan sehari sebelumnya. Alhasil pekan lalu harga CPO masih bisa mencatatkan penguatan mingguan sebesar 1,3% secara point-to-point.




Ekspor minyak sawit Malaysia periode 1-15 April terindikasi menguat pada kisaran 1,5%-6,7% berdasarkan data yang dihimpun dari tiga surveyor kargo (AmSpec Agri Malaysia, Intertek Testing Services, dan Societe Generale de Survillance).

Data tersebut membuat pelaku pasar masih tetap optimis permintaan bisa meningkat bulan depan.

Harga minyak kedelai di bursa Chicago juga menguat hingga 1,2% pada perdagangan Kamis (18/4/2019), yang akhirnya ikut menarik harga CPO ke atas. Ini terjadi lantaran kedua produk tersebut merupakan substitusi. Mereka saling berkompetisi di pasar minyak nabati global.

Nilai tukar ringgit yang terkoreksi 0,4% pekan lalu juga membuat daya tarik CPO meningkat di mata investor. Sebab kontrak CPO ditransaksikan dengan ringgit. Kala ringgit melemah, CPO menjadi relatif lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Akan tetapi investor perlu waspada akan pergerakan harga CPO hari ini. Pasalnya pada hari Sabtu (20/4/2019), AmSpec Agri mengumumkan jumlah ekspor sawit Malaysia periode 1-20 April hanya sebesar 892 ribu ton, lebih rendah dibanding periode yang sama bulan Maret yang mencapai 908 ribu ton.

Data tersebut berpotensi meningkatkan kekhawatiran investor akan peningkatan inventori yang ujungnya memberi beban pada harga.

TIM RISET CNBC INDONESIA (taa/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading