Saratoga Siap Buyback, United Tractors Masuk Tambang Mineral

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
18 April 2019 08:36
Saratoga Siap Buyback, United Tractors Masuk Tambang Mineral
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (16/4/2019) dengan penguatan sebesar 0,72% ke level 6.481,54. Tren tersebut menandai penguatan kedua secara beruntun.

Kinerja IHSG senada dengan bursa saham utama kawasan Asia yang juga ditransaksikan di zona hijau pada Selasa lalu. Indeks Nikkei naik 0,24%, indeks Shanghai naik 2,39%, indeks Hang Seng naik 1,07%, indeks Straits Times naik 0,14%, dan indeks Kospi naik 0,26%.

Pada perdagangan Rabu (17/4/) ketika Bursa Efek Indonesia libur, mayoritas bursa saham utama kawasan Asia juga menutup perdagangan di zona hijau. Indeks Nikkei naik 0,25%, indeks Shanghai menguat 0,29%, dan indeks Straits Times naik 0,5%.

Pada Kamis ini (18/4), ada beberapa peristiwa dan aksi korporasi emiten yang layak disimak investor dan pelaku pasar sebelum menentukan pilihan investasi.


1. Batu Bara Lesu, United Tractors Agresif Akuisisi Tambang Baru
Sayap bisnis alat berat milik PT Astra International Tbk (ASII), PT United Tractors Tbk (UNTR) berencana kembali mengakuisisi tambang mineral, termasuk batu bara dan emas, sebagai strategi di tengah masih rendahnya harga batu bara.


Manajemen perusahaan menyebutkan tengah dalam penjajakan dan uji tuntas atau due diligence untuk beberapa tambang yang sudah dibidik perseroan.

Direktur Utama United Tractors yang baru, Franciscus Kesuma, mengatakan perusahaan sedang fokus mengembangkan bisnis tambang mineral, terutama emas. Hal itu mengingat penjualan alat berat perseroan saat ini dalam tren lesu karena masih rendahnya harga jual batu bara, terutama untuk batu bara kalori rendah.

2. Siap-siap, MYRX Bakal Rights Issue Hingga Rp 8,7 T
PT Hanson International Tbk (MYRX) akan kembali menggalang dana segar melalui Penawaran Umum Terbatas IV (PUT IV), dengan total perolehan dana maksimal Rp 8,78 triliun.

PUT IV menggunakan mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD), dengan menawarkan 87,82 miliar unit saham seri C yang memiliki nominal Rp 22/unit dengan harga pelaksanaan Rp 100/unit.

Setiap pemegang saham yang tercatat oleh perusahaan per 27 Juni 2019 pukul 16:00 WIB berhak atas satu HMETD, yang akan memberi hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru MYRX.


3. UNTR Bakal Bagikan Dividen Rp 4,45 T
PT United Tractors Tbk (UNTR) bakal membagikan dividen kepada para pemegang saham dengan total Rp 4,45 triliun atau setara dengan 40% dari laba bersih perusahaan sepanjang 2018 lalu.

Corporate Secretary United Tractors Sara K. Loebis mengatakan dividen ini akan dibagikan pada 17 Mei 2019 mendatang. Pembagian dividen ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) kemarin. Sisa laba bersih akan digunakan sebagai laba ditahan," kata Sara di Grand Ballroom United Tractors, Jakarta, Selasa (16/4).

Setiap pemegang saham akan mendapatkan Rp 1.193/saham termasuk di dalamnya adalah dividen interim senilai Rp 828/saham. Cuma date dividen akan jatuh pada 30 April 2019.

4. Dijual Sandiaga, Saratagoa Siap Buyback Rp 110 M
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menyampaikan akan membeli kembali (buyback) maksimal 20 juta unit saham yang beredar di publik dengan mengalokasikan dana sebesar Rp 110 miliar.

Pembelian kembali (buyback) sekitar 0,737% saham perusahaan rencananya dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan (RUPSLB) yang akan dilangsungkan pada 22 Mei 2019 sampai dengan RUPS Tahunan selanjutnya yang akan diadakan paling lambta 30 Juni 2020.

5. Sabar Ya, Masih Panjang Jalan KRAS Gabung Inalum
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dikabarkan akan masuk dalam holding perusahaan tambang BUMN di bawah PT Inalum. Bila rencana tersebut terlaksana, maka Inalum akan memiliki 4 anak usaha, termasuk PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Timah Tbk (TINS) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Namun, sampai saat ini belum ada keputusan yang jelas mengenai wacana tersebut. Head of Corporate Communication Inalum Rendi Witular mengatakan, sampai saat ini semua masih dalam kajian.

"Kami mengkaji seluruh aspek, tidak hanya keuangannya saja, tetapi seluruhnya," ujar Rendi saat dihubungi CNBC Indonesia, Selasa (16/4/2019).
(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading