Euro Batal Menguat, Ternyata Ini Biang Keroknya

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
16 April 2019 20:39
Euro Batal Menguat, Ternyata Ini Biang Keroknya Foto: Mata uang Euro (REUTERS/Benoit Tessier)
Jakarta, CNBC Indonesia - Euro berbalik melemah terhadap dolar AS jelang dibukanya perdagangan sesi AS Selasa (16/4/19), padahal sebelumnya telah mendapat sentimen positif dari naiknya sentimen ekonomi di Jerman. Komentar salah satu pejabat European Central Bank (ECB) membuat euro turun dari zona hijau.

Pada pukul 19:36 WIB, euro diperdagangkan di kisaran US$ 1,1297, bahkan sempat turun ke level US$ 1,1279.

Institusi ZEW melaporkan indeks sentimen ekonomi Jerman bulan ini sebesar 3,1 naik dari bulan sebelumnya sebesar -3,6 bahkan lebih tinggi dari prediksi 0,9, melansir data dari Forex Factory.




Data ini merupakan hasil survei terhadap 300 investor serta analis yang dimintai pendapat mengenai kondisi ekonomi dalam enam bulan ke depan. Survei ini menggunakan angka 0 sebagai ambang batas, di atas 0 berarti para pelaku pasar optimis, sebaliknya di bawah 0 berarti pesimis terhadap kondisi ekonomi.

Data yang dirilis ZEW tersebut bahkan positif atau optimis untuk pertama kalinya dalam 13 bulan terakhir, yang berarti hampir setahun belakangan para pelaku pasar melihat pesimis ekonomi Jerman, dan baru di bulan ini melihat dengan optimis.

Jerman merupakan motor penggerak ekonomi Eropa, optimisnya sentimen ekonomi bisa merembet ke negara lainnya. Terbukti ZEW juga melaporkan sentimen ekonomi din Zona Euro naik menjadi 4,5 dari sebelumnya -2,5. Kali terakhir pelaku pasar optimis terhadap kondisi ekonomi Zona Euro pada Mei 2018.

Rilis pukul 16:00 WIB tersebut sempat membawa euro menguat, namun langsung balik turun saat Reuters melaporkan beberapa pejabat ECB meragukan ekonomi blok 19 negara ini akan membaik di semester-II 2019.

Beberapa pejabat tersebut bahkan meragukan proyeksi ECB, dengan menyebut terlalu yakin akan membaiknya perekonomian sementara ekonomi China yang terbesar kedua di dunia terlihat melambat, dan perang dagang yang masih belum beres.

Akibat pemberitaan tersebut yield obligasi Jerman tenor 10 tahun langsung turun ke level terendah harian sebesar 0,042% yang turut menyeret euro turun.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Saksikan Video ECB Akan Tunda Kenaikan Suku Bunga
[Gambas:Video CNBC]

(pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading